Selasa, 2 Juni 2026

Amalan Islam

Bacaan Surat Al-Insyirah: Arab, Latin, Arti dan Keutamaan

Al-Insyirah adalah surat yang dikenal sebagai surah Alam Nasyrah. Surah ini berada di urutan ke - 94 dalam Al - Qur'an.

Tayang:
Penulis: Pipit Maulidiya | Editor: Musahadah
Canva.com
AL Qur'an - Ilustrasi artikel bacaan surah Al-Insyirah 

Surya.co.id - Al-Insyirah adalah surat yang dikenal sebagai surah Alam Nasyrah. Surah ini berada di urutan ke - 94 dalam Al - Qur'an.

Bacaan surah Al-Insyirah terdiri dari delapan ayat dan termasuk dalam golongan surah-surah yang diturunkan di Makkah (Makkiyah).

Mengutip buku Dahsyatnya Doa Para Nabi karya Syamsuddin Noor, S.Ag, hikmah dalam surah Al-Insyirah yakni jika diamalkan setelah sholat fardhu maka akan dilapangkan dadanya, cerdas pikirannya, lepas dari kesulitan.

Membaca surah Al-Insyirah sangat dianjurkan bagi umat Islam, khususnya mereka yang tengah putus asa dan ingin menyerah.

Berikut bacaan surah Al-Insyirah Arab, latin dan terjemahan dalam Bahasa Indonesia lengkap.

Surat Al Insyirah (8 Ayat)

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

اَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَۙ ۝١

a lam nasyraḫ laka shadrak

Artinya: "Bukankah Kami telah melapangkan dadamu (Nabi Muhammad)",

 

وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَۙ ۝٢

wa wadla‘nâ ‘angka wizrak

Artinya: "meringankan beban (tugas-tugas kenabian) darimu"

 

الَّذِيْٓ اَنْقَضَ ظَهْرَكَۙ ۝٣

alladzî angqadla dhahrak

Artinya: "yang memberatkan punggungmu",

 

وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَۗ ۝٤

wa rafa‘nâ laka dzikrak

Artinya: "dan meninggikan (derajat)-mu (dengan selalu) menyebut-nyebut (nama)-mu?"

 

فَاِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۙ ۝٥

fa inna ma‘al-‘usri yusrâ

Artinya: "Maka, sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan."

 

اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۗ ۝٦

inna ma‘al-‘usri yusrâ

Artinya: "Sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan."

 

فَاِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْۙ ۝٧

fa idzâ faraghta fanshab

Artinya: Apabila engkau telah selesai (dengan suatu kebajikan), teruslah bekerja keras (untuk kebajikan yang lain)

 

وَاِلٰى رَبِّكَ فَارْغَبْࣖ ۝٨

wa ilâ rabbika farghab

Artinya: "dan hanya kepada Tuhanmu berharaplah!"

Keutamaan Baca Al Qur'an.

Mengutip laman Kementerian Agama (Kemenag), berikut sejumlah keutamaan membaca Al Qur'an menurut Syekhul Islam Muhyiddin Abu Zakariyya Yahya bin Syaraf An-Nawawi dalam kitabnya, Riyaadhus-Shaalihiin:

Pertama

عن أَبي أُمامَةَ رضي اللَّه عنهُ قال : سمِعتُ رسولَ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يقولُ : « اقْرَؤُا القُرْآنَ فإِنَّهُ يَأْتي يَوْم القيامةِ شَفِيعاً لأصْحابِهِ » رواه مسلم

Dari Abu Amamah ra, aku mendengar Rasulullah saw. bersabda, “Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan menjadi syafaat bagi para pembacanya di hari kiamat.” (HR. Muslim);

Kedua

عن عثمانَ بن عفانَ رضيَ اللَّه عنهُ قال : قالَ رسولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « خَيركُم مَنْ تَعَلَّمَ القُرْآنَ وَعلَّمهُ » رواه البخاري

Dari Usman bin Affan ra, Rasulullah saw. bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Tirmidzi);

Ketiga

عن عائشة رضي اللَّه عنها قالتْ : قال رسولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم : « الَّذِي يَقرَأُ القُرْآنَ وَهُو ماهِرٌ بِهِ معَ السَّفَرةِ الكرَامِ البررَةِ » متفقٌ عليه .

Dari Aisyah ra, berkata; bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Orang yang membaca Al-Qur’an dan ia mahir membacanya, maka kelak ia akan bersama para malaikat yang mulia lagi taat kepada Allah.” (HR. Bukhari Muslim);

Keempat

« وَاٌلَذِي يَقُراٌ القُرانَ وَيَتَتَعتَعُ فِيه وَهُوَ عَلَيهِ شَاقٌ لَه اَجَران » متفقٌ عليه

Rasulullah bersabda, “Dan orang yang membaca Al-Qur’an, sedang ia masih terbata-bata lagi berat dalam membacanya, maka ia akan mendapatkan dua pahala.” (HR. Bukhari Muslim);

Kelima

Allah akan menurunkan ketenangan, rahmat dan memuji suatu kaum yang melantunkan ayat-ayat Al-Qur’an, serta malaikat akan melingkarinya.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ الله : « وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللهِ، وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ، إلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ، وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ، وَذَكَرَهُمُ اللهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ » رَوَاهُ مُسْلِمُ.

Dari Abu Hurairah RA, ia berkata: “Rasulullah SAW. bersabda, “Tidaklah suatu kaum berkumpul dalam salah satu rumah dari rumah-rumah Allah (masjid), untuk membaca Al-Qur’an dan mempelajarinya, kecuali akan diturunkan kepada mereka ketenangan, dan mereka dilingkupi rahmat Allah, para malaikat akan mengelilingi mereka dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di hadapan makhluk-Nya yang berada didekat-Nya (para malaikat).” (HR. Muslim)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved