Selasa, 7 April 2026

Berita Jember

DKPP Jember Ambil Sampel Liur Sapi yang Diduga Terpapar PMK, Akan Dikirimkan ke Laboratorium

Petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Jember menemukan sapi yang diduga terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK).

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Sri Wahyunik
Petugas Polsek Mumbulsari menyemprot kandang sapi di Desa Lampeji Kecamatan Mumbulsari untuk mencegah menyebarnya PMK, Jumat (13/5/2022) 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Jember menemukan sapi yang diduga terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK). Disebut, ada enam ekor sapi yang ditengarai terpapar PMK.

Tetapi untuk memastikan apakah keenam ekor sapi itu memang terpapar, petugas mengambil sampel liur sapi dan mengirimkannya ke UPT Laboratorium Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur di Malang.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jember, drh Andi Prastowo menuturkan, sampel tersebut diambil dari Kecamatan Balung dan Gumukmas.

"Sampel tiga ekor sapi dari Desa Curahlele Kecamatan Balung, dan tiga sampel dari sapi di Desa Purwoasri Kecamatan Gumukmas," ujar Andi, Jumat (13/5/2022).

Pihaknya, kata Andi, masih menunggu hasil pemeriksaan liur tersebut. Sehingga, petugas belum bisa memastikan apakah keenam ekor sapi itu terpapar PMK.

Sapi yang diambil liurnya diketahui mengalami sakit. Karenanya, petugas meminta pemilik sapi untuk memisahkan sapi yang sakit dengan yang sehat.

"Karena sapi yang sakit belum tentu terpapar PMK, jadi memang harus diperiksa lebih lanjut," imbuhnya.

Andi juga meminta kepada pemilik sapi untuk tidak panik. Jika mendapati sapi sakit, lanjutnya, dia meminta untuk segera menghubungi petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan, atau dokter hewan.

Berdasarkan ciri yang diumumkan oleh Kementerian Pertanian RI, ciri hewan ternak terpapar PMK antara lain mengalami demam tinggi, lidah menjulur, mulut dan hidung berlendir serta hewan tidak memiliki nafsu makan.

Jika hewan ternak mengalami gejala tersebut, tegas Andi, pemilik supaya segera memisahkan hewan ternak tersebut dari hewan ternak yang sehat.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved