Senin, 13 April 2026

PON Papua

Update PON XX Papua 2021, KONI Minta Doa Restu Masyarakat Jawa Timur

Gong perhelatan PON XX Papua 2021 baru dimulai pada 2 -15 Oktober mendatang. Kontingen Jawa Timur (Jatim) sudah mulai ada yang tiba di Papua

Editor: Fatkhul Alami
Humas KONI Jatim
Ketua KONI Jatim, Erlangga Satriagung (tengah) saat mendampingi Gubernur Khofifah Indar Parawansa (kiri). Update PON XX Papua 2021, KONI Minta Doa Restu Masyarakat Jawa Timur 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gong perhelatan PON XX Papua 2021 baru dimulai pada 2 -15 Oktober mendatang. Kontingen Jawa Timur (Jatim) sudah mulai ada yang tiba di Papua.

KONI Jawa Timur pun terus mengobarkan motivasinya kepada para atlet yang bakal terun di PON XX Papua 2021. Jatim cukup optimistis bisa meraih 136 medali emas pada ajang mulievent empat tahunan ini.

Guna memuluskan jalan, KONI Jatim memohon doa restu dari seluruh masyarakat Jatim.

“Kami memohon doa restu dari seluruh masyarakat Jawa Timur agar kami bisa memberikan yang terbaik bagi Jatim, serta kelancaran selama pelaksanaan hingga nanti pulang,” ungkap Ketua KONI Jatim, Erlangga Satriagung dalam rilis tertulisnya yang diterima Surya.co.id.

Erlangga Satriagung mengaku, saat ini persiapan seluruh atlet yang tergabung dalam Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) Jatim sudah mencapai 95 persen.

Paling membuat optimis karena kondisi teknik dan fisik atlet tetap berjalan sesuai program meskipun sempat terhambat dengan adanya pandemi virus corona atau Covid-19.

Erlangga mengatakan, setiap program latihan atlet terpantau langsung oleh tim sport science baik dari aspek fisik, biomekanik, kesehatan, gizi, dan psikologi.

“Selama pelaksanaan PNN (Puslatda New Normal) atlet sudah pada tahapan peaking program mulai bulan September sampai Oktober. Artinya tidak meleset dari time scheadulnya setelah ditunda setahun,” terang Erlangga.

Hanya saja, kendala yang ditemui adalah buramnya peta kekuatan masing-masing daerah karena tidak adanya pertandingan untuk melihat peta kekuatan selama pandemi ini.
Namun, jika berkaca pada hasil sebelum adanya pandemi, maka Jatim masih leading dalam perebutan medali emas.

“Setelah adanya Covid-19 ini cukup sulit karena semua sama-sama buram peta kekuatan lama. Sehingga, di atas kertas nanti (PON) akan sulit terjadi pecah rekor nasional karena sama-sama turun performancenya atlet. Karena semua provinsi mengalami hasil yang sama, kita optimis masih bisa leading,” terang mantan Ketua KADIN Jatim itu.

Berita terkait PON XX Papua

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved