Berita Gresik
Cemas Banjir Kali Lamong Terulang, Warga Gresik Desa Tanggul Segera Diperbaiki
Karena banjir dari luapan Kali Lamong itu terjadi karena tanggul ambrol, sehingga warga cemas banjir kembali terjadi ketika nanti ada hujan lebat.
Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, GRESIK - Banjir dari luapan Kali Lamong di Gresik pelahan surut, namun ternyata air mengarah ke dataran rendah. Akibatnya Desa Cermen, Kecamatan Kedamean pun kebanjiran, meski balai desa setempat sudah disulap menjadi dapur umum untuk menyalurkan bantuan sembako, Rabu (17/3/2021).
Bantuan itu disalurkan Pemkab Gresik melalui BPBD setempat, khususnya untuk warga Dusun Gorekan Kidul dan Dusun Gorekan Lor, di Desa Cermen.
Kepala Desa (Kades) Cermen, Suhadi mendesak pemkab agar memperbaiki tanggul yang jebol setelah banjir surut. Karena banjir dari luapan Kali Lamong itu terjadi karena tanggul ambrol, sehingga warga cemas banjir kembali terjadi ketika nanti ada hujan lebat.
"Pasca banjir ini, diharapkan ada alat berat dari pemda untuk perbaikan tanggul anak Kali Lamong dan tanggul Dusun Gorekan Kidul yang jebol. Klau tidak segera diperbaiki, banjir akan terus menerjang pemukiman warga," kata Suhadi.
Sementara Kepala BPBD Gresik, Tarso mengatakan, banjir Kali Lamong yang sudah surut mengarah ke dataran rendah, yaitu Desa Cerme. Langkah cepat BPBD yaitu memberikan sembako, mendirikan dapur umum dan menempatkan perahu siaga di lokasi banjir.
Tercatat ada 185 paket sembako yang dibagikan kepada korban banjir di Dusun Gorekan Kidul dan Dusun Gorekan Lor. Penyerahan sembako disaksikan Kades Cermen dan langsung dibagikan kepada warga di balai desa.
"Di Dusun Gorekan Kidul ada tanggul jebol sepanjang 25 meter dengan kedalaman 3 meter. Sehingga warga langsung diimbau datang ke balai desa dan diberi bantuan sembako," kata Tarso.
Lebih lanjut Tarso mengatakan, banjir di Kecamatan Balongpanggang sudah surut, tetapi air meluber ke daerah hilir di empat Kecamatan. Yaitu Kecamatan Benjeng, Kedamean, Menganti dan Cerme. "Saat ini status banjir Kali Lamong masih siaga hijau dan Bengawan Solo siaga kuning," katanya. ****
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/bantuan-korban-kali-lamong-gresik.jpg)