Rabu, 8 April 2026

Berita Gresik

Penyebab Tugu Lontar di Simpang Empat Kebomas Gresik kembali Dikeluhkan Warga

Keberadaan landmark Tugu Lontar di simpang empat Kebomas kembali dikeluhkan warga karena kondisinya jauh berbeda dibanding saat peresmian.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Parmin
surya.co.id/willy abraham
Kondisi Tugu Lontar di simpang empat Kebomas, Gresik, Minggu (29/11/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK - Keberadaan landmark Tugu Lontar di simpang empat Kebomas kembali dikeluhkan warga karena kondisinya jauh berbeda dibanding saat diresmikan pada Agustus tahun lalu.

Tugu yang memiliki air mancur ini ternyata bocor. Rembesan airnya membasahi sebagian ruas jalan raya.

Bahkan membuat jalan berlubang sekalipun sudah ditambal.

Selain itu, tugu lontar yang merupakan karya seni kontemporer menggabungkan dua tema dari dua kebudayaan berbeda, yakni Indonesia dan Jepang, kondisinya seperti sudah tidak terurus.

Di bagian bawah lontar, atau tepatnya di dinding lantai air mancur tampak berlumut.

Warnanya kuning yang tidak terkena air dan hijau pada bagian yang terkena air.

Namun, kebocoran kolam dari air mancur itu menjadi pusat keluhan warga.

Air kerap kali menggenang di jalan raya karena tak kunjung diperbaiki, jalan di sekitar pun akhirnya berlubang.

"Setiap melintas kecipratan air padahal ya tidak hujan.

Setiap air mancurnya nyala selalu selalu bocor sampai jalan raya," kata Afrizal, pengendara motor, Minggu (29/11/2020).

Sementara itu, di samping tugu lontar juga terdapat bekas proyek ducting jaringan utilitas bawah tanah.

Terdapat gundukan tepat di samping Tugu Lontar.

Tidak kembali rata dengan jalan raya di Wahidin Sudirohusodo, Kebomas.

Sedang Kepala Dinas PUTR Gunawan Setiaji mengaku sampai saat ini belum menerima bangunan tugu lontar tersebut dari Dinas Lingkungan Hidup untuk pemeliharaan.

Karena itu pihaknya tidak tahu menahu soal pemeliharaan Tugu Lontar.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved