Berita Gresik
Terdampak Pandemi, Mahasiswi Cantik Ini Pulang ke Gresik Jualan Mie Ayam, Omzet Segini per Hari
Elpida mengaku terinspirasi menjual mie ayam karena selama kuliah di Yogyakarta para pedagang mie ayam laris manis. Karena harga yang ramah di kantong
Penulis: Willy Abraham | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID, GRESIK - Pandemi virus Corona atau Covid-19 membuat seluruh sektor terdampak. Pandemi yang belum diketahui kapan akan berakhir ini membuat orang harus memutar otak untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.
Seperti yang dialami Elpida Mustika Yanti, mahasiswi cantik berusia 21 tahun ini, kini membuka usaha mie ayam.
Gadis yang sedang mengenyam pendidikan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini harus kembali pulang ke Gresik. Karena, selama pandemi Covid-19, kuliah dilakukan jarak jauh secara daring.
Anak dari pasangan Muhammad Yanto (47) dan Kotiah (40) ini memanfaatkan waktunya di Gresik dengan membuka usaha mie ayam. Harapannya, sedikit bisa meringankan beban kedua orang tuanya.
Sebelumnya, kedua orang tua Elpida, merantau sekeluarga dari Tuban dan tinggal kost di Jalan Sunan Giri Gang 5 Kebomas Gresik, untuk berjualan Bakso.
Namun, pandemi Covid-19 membuat dagangan ayah Elpida sepi pembeli. Elpida yang berkuliah di Jogja dan diharuskan pulang untuk kuliah dari rumah dan mempunyai ide untuk berjualan mie ayam.
Alhasil, usaha orang tua yang semula berjualan bakso dirubah menjadi mie ayam.
Meski baru pertama kali jualan mie ayam, kedua tangan mahasiswi semester tujuh ini terlihat cekatan meracik bumbu mie ayam, memasak mie dan sayuran yang dicampur di dalam mangkuk.
Gadis kelahiran tuban ini tidak canggung memasak puluhan porsi mie ayam dalam sehari.
Usaha mie ayam yang digelutinya ini diberi nama "Mie Ayam Sedulur", berada di Jalan Sunan Giri, Kelurahan Kawisanyar, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.
Elpida mengaku terinspirasi menjual mie ayam karena selama kuliah di Yogyakarta para pedagang mie ayam laris manis. Karena harga yang ramah di kantong.
"Saya coba terapkan di Gresik, karena bahan bakunya sama saja. Mie ayam saya jual Rp 5 ribu seporsi," ucap wanita berkerudung ini, Jumat (23/10/2020).
Elpida mengaku menggunakan nama Mie Ayam Seduluran selain karena mudah diingat, juga harganya murah meriah alias harga seduluran atau harga persaudaraan.
Meskipun harganya murah meriah tetapi porsinya tetap sama dengan mie ayam pada umumnya dan rasanya bisa diadu.
"Saya jualan bukan cari untung banyak, tapi cari omzet. Alhamdulillah sehari minimal 100 porsi dan maksimal 250 porsi mie ayam terjual," ujar anak pertama dari dua bersaudara ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/mahasiswi-cantik-jualan-mie-ayam-di-gresik.jpg)