Sabtu, 18 April 2026

Berita Pasuruan

Air PDAM Mati Total di Citra Asri Gempol Pasuruan 2 Hari Terakhir, Ini Janji Dirut

Air PDAM di Perumahan Gempol Citra asri, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, mati total sejak dua hari terakhir

Penulis: Galih Lintartika | Editor: irwan sy
Internet
Ilustrai air PDAM mampet 

SURYA.co.id | PASURUAN - Warga Perumahan Gempol Citra Asri, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, sudah empat hari ini resah lantaran tidak bisa menikmati air bersih dari PDAM Pasuruan. Distribusi air PDAM sudah tidak mengalir ke rumah warga padat penduduk dan belum diketahui pasti apa penyebabnya.

"Sejak Senin air mulai tidak lancar, hingga akhirnya mati total sejak dua hari ini. Sampai hari ini air PDAM air juga tidak kunjung mengalir. Aktivitas terganggu karena air tidak ada. Warga tidak bisa melakukan apa-apa," kata Rudi Mulya warga Perum Gempol Citra Asri Blok M 14,

Rudi menjelaskan, sampai saat ini, pihak PDAM belum ada yang berkunjung ke sini. Ia menyebut sudah berusaha menghubungi Call Center PDAM Pasuruan.

"Saat itu, pihak manajemen PDAM Pasuruan menyebut ada pelebaran jalan di salah satu ruas jalan di dekat perumahan. Jadi, pipa PDAM terganggu, dan berjanji tidak akan lama," paparnya.

Ia menjelaskan, selain itu, pihak Call Center juga menyarankannya untuk menghubungi kantor wilayah PDAM di Gempol. Harapannya, agar cepat ada penanganan.

"Ternyata saya hubungi berkali kali nomor tersebut tidak ada yang merespon," urai Rudi

Rudi mengaku sangat dirugikan akibat kejadian ini.

Ia menyebut, sejak dua hari ini, warga yang ada di RW ini terpaksa harus membeli air isi ulang untuk keperluan mandi atau keperluan rumah tangga lainnya.

"Mau tidak mau kita beli air isi ulang dengan harga Rp 4000 setiap galonnya, sehari saya bisa bisa pesan 10 sampai 15 galon air isi ulang untuk keperluan mandi dan keperluan rumah tangga lainnya," jelas bapak tiga anak ini.

Rudi menyayangkan sikap PDAM Pasuruan yang tidak komunikatif dalam pelayanan air bersih terutama di Perumahan Gempol Citra Asri.

"Ya seharusnya pihak PDAM Pasuruan bisa mengambil sikap jika ada aliran yang mati seperti ini, tidak ada informasi jika air di perumahan saya akan mati sampai dua hari ini, ya sebagai konsumen saya merasa dirugikan. Seharusnya PDAM Pasuruan harus mengambil sikap jika aliran air akan mati berhari hari seperti saat ini," keluhnya.

Rudi berharap Pemkab Pasuruan ada solusi terkait masalah PDAM Pasuruan ini.

Sebab sebelumnya kasus matinya aliran PDAM ke rumah warga di kawasan padat penduduk tersebut sering terjadi. Bahkan beberapa bulan lalu aliran air PDAM berbau serta keruh.

"Semoga keluhan saya dan warga ini ada jalan keluar dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan," harapnya.

Terpisah, Dirut PDAM Kabupaten Pasuruan, Za'ari, mengaku belum mendapatkan kabar ini.

Ia mengaku berterima kasih sudah mendapatkan laporan ini dan berjanji akan menindaklanjuti.

"Ini sudah saya sampaikan ke petugas di lapangan agar segera ada tindak lanjutnya. Kami memohon maaf , semoga kejadian ini tidak terjadi lagi," tandas Za'ari.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved