Sambang Kampung
Hanya Ada Got, Tiga RT di Sumur Welut Jadi Langganan Banjir
Bukan cuma tidak tersedianya TPS, warga Sumur Welut di Surabaya ini juga mengeluhkan minimnya saluran air yang menyebabkan banjir kerap terjadi.
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | SURABAYA - Warga Sumur Welut, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, bukan hanya mengeluhkan soal tidak adanya TPS di daerah itu. Mereka juga mengeluhkan kondisi saluran air yang disebut-sebut sebagai penyebab tiga RT di sana selalu menjadi langganan banjir.
Tiga RT itu adalah RT 4, RT 5 dan RT 11. Penduduk di RT itu selalu repot ketika ada hujan besar, sebab air pasti masuk ke rumah mereka.
Sekretaris RW 1, Sikan mengatakan, pihaknya sudah sejak 2006 mengajukan peembangunan saluran melalui musrenbang. Namun, hingga saat ini belum terealisasi.
"Beberapa waktu lalu memang ada orang dari ITS dan Pemkot mengukur, tapi sudah 2010. Hingga saat ini belum ada pembangunan saluran," katanya.
Untuk RT 4, mereka mengajukan pembangunan saluran sepanjang 450 meter. Lalu, RT 5 mengajukan pembangunan saluran 250 meter. Untuk RT 11 sepanjang 100 meter.
"Kami menunggu. Kasihan warga, datarannya di sini kan naik turun. Nah di tiga RT itu jadi tempat turunannya air. Sehingga, jadi langganan banjir," papar Sikan.
Hal senada disampaikan Ketua RW 1, Sarpin. Selama ini. katanya, belum ada saluran di tiga RT itu. Ada pun hanya got kecil yang tidak bisa menahan kapasitas aliran air. Hingga alirannya meluber dan banjir.
"Pengajuan sudah. Tetapi kapan direalisasikan, kami juga tidak tahu. Tidak pernah diberi informasi apalagi janji," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/sumur-welut-tak-punya-tempat-pembuangan-sampah_20170611_212038.jpg)