Minggu, 12 April 2026

PON Jabar 2016

Dance Sport Jatim Luar Biasa, Raih 3 Medali Emas

"Ini emas yang spesial," kata Ketua Umum Pengprov Ikatan Olahraga Dance Sport Indonesia (IODI) Jawa Timur Andreas A Sulyan kepada Surya, Senin (19/9/2

Penulis: Benni Indo | Editor: Yoni
surya/bobby koloway
Atlet dance sport Jatim berfoto bersama pengurus KONI Jatim di lapangan tenis KONI usai tes fisik, Selasa (31/5/2016). Dance sport menargetkan dapat meraih tiga emas pada PON XIX/2016. 

SURYA.co.id | BANDUNG - Kontingen Jawa Timur cabang olahraga dance sport saat ini sedang berbahagia.

Pasalnya,di ajang PON Jawa barat kali ini, mereka mampu meraih tiga emas hingga hari kedua pertandingan. Sejak awal, dance sport menargetkan dua emas.

Perolehan tiga emas ini diluar dugaan. Esok masih ada pertandingan final dan Jatim berpotensi menambah medali emas lagi. Ini adalah kali kedua cabor dance sport di PON. Sebelumnya, cabir dance sport pernah dilaksanakan di PON XVII Kaltim 2008.

"Ini emas yang spesial," kata Ketua Umum Pengprov Ikatan Olahraga Dance Sport Indonesia (IODI) Jawa Timur Andreas A Sulyan kepada Surya, Senin (19/9/2016).

Dilanjutkan oleh Andreas, dengan perolehan tiga emas ini, atlet dance sport semakin terpacu mendapatkan emas lagi. Meskipun target sudah terlampaui, tapi tim tidak ingin jumawa. Andreas meyakinkan kalau timnya tetap fokus untuk menambah pundi-pundi medali.

Emas kali ini dipersembahkan oleh pasangan Enitya Rosalina (26) dan Brigita Melinda Yenitang (28). Putri asli Jawa Timur mengalahkan pesaing-pesaingnya di hall Hotel Harris, Bandung di nomor hip hop.

Atlet Jatim itu sekaligus membubuhkan catatan sebagai atlet pertama yang memperoleh medali emas di cabor dance sport kelas hip hop.

"Saya sangat berterima kasih atas dukungannya. Ini emas untuk keluarga dan Jatim," kata Bing-Bing, sapaan akrab Enitya Rosalina kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Menurut Bing-Bing, kematangan konsep dan teknik yang bagus mengantarkan mereka juara. Selain itu, persiapan setahun sebelumnya membuat jam terbang kedua atlet tersebut semakin tinggi.

Hal senada juga diutarakan Brigita. Ia tak menyangka akan mendapat medali emas. Di atas kertas, Jatim menargetkan nomor dua karena olahraga ini tidak terukur penilaiannya.

"Saya bersyukur," katanya disambut senyum kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Dengan hasil gemilang ini, Andreas juga optimis, atletnya bisa mengikuti ajang yang lebih tinggi lagi, yakni Asian Games yang akan berlangsung 2018 mendatang.

Sebagai bentuk follow up, Andreas telah menyusun strategi supaya atlet-atlet Jawa Timur bisa mewakili Indonesia di kancah Asia.

"Kami juga mendatangkan pelatih asal Italia," ujarnya.

Besok, Selasa (20/9) tim Jatim akan bermain di kelas dance amatir. Kelas ini dinilai bergengsi dari kelas lainnya dan Jatim menargetkan kembali medali emas.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved