Tren Progam Menaikan Kesuburan Pasutri
Pasutri Ini Kerahkan Seluruh Keluarga Untuk Rawat Kembar Lima
Hari Saputra dan Nia Rachmawati adalah satu contoh pasutri yang berhasil melahirkan bayi dengan progam fertilitas. Mereka tak melahirkan satu, tapi...
SURYA.co.id I SURABAYA - Masih ingat pasangan Hari Saputra dan Nia Rachmawati? Mereka pasangan peserta program inseminasi di Graha Amerta, Rumah Sakit Umum Dr Soetomo Surabaya.
Ya, program itu berhasil memberikan mereka anak kembar lima sekaligus. Sulit dibayangkan bagaimana keramaian keluarga pasangan Hari Saputra (32) dan Ny Nia Rachmawati (31), warga Kompleks Perumahan TNI Angkatan Laut, Kenjeran, Surabaya saat ini.
Meski demikian, rumah pasangan ini makin berwarna dengan kehadiran lima bayi kembar sejak tujuh bulan lalu.
SURYA.co.id pun berkunjung ke rumah pasangan ini beberapa waktu lalu. Rumah pasangan ini tidak terlalu besar. Terdapat ruang tamu, ruang keluarga, dan dua kamar tidur, namun di semua ruang ada perlengkapan bayi.
Tampaknya, kehadiran kembar lima memaksa Hari dan Ny Nia memaksimalkan semua ruang.
Di sini, Ny Nia juga tidak menempatkan semua bayi dalam satu ruang saat tidur. Tiga bayi ada di kamar tidur, satu di ruang keluarga, dan satu lagi di ruang tamu. Ini agar mereka tidak terganggu saat ada yang menangis.
“Kalau ditempatkan di satu ruangan, satu nangis bisa semuanya ikut nangis,” kata Ny Nia.
Ia mengakui butuh banyak tenaga untuk mengurus lima bayi itu. Ibu mertua dan keponakan pun dikerahkan tapi dirasa belum cukup. Ia juga memakai jasa dua pembantu rumah tangga di sini. Dengan demikian ada 11 orang yang tinggal di rumah pasutri ini.
Dari cerita dia pula satu-satunya anak laki-laki, kemudian didaulat menjadi anak pertama dan diberi nama Rizky Ramadhan Pratama.
Sedangkan empat anak lainnya perempuan, diberi nama Anisa Ramadhan Putri, Anindya Ramadhan Putri, Anindita Ramadhan Putri, dan Naisyah Naladeva Ramadhani. Sedikit bocoran, nama mereka mengandung Ramadhan karena lahir pada Bulan Ramadan tahun lalu.
Sedikit cerita, pada 2011 pasutri ini pernah dikaruniai satu anak perempuan, namun bayi itu hanya berumur dua bulan.
Sejak itu, pasangan ini berjuang untuk kembali punya momongan, namun sel telur Ny Nia berukuran kecil sehingga peluangnya tipis. Meski demikian, pasutri ini tak menyerah. "Mulai dari pengobatan alternatif hingga pijat. Berobat ke beberapa dokter juga hasilnya sama," kata Ny Nia.
Hingga akhirnya, ibu ini mendapat informasi tentang program bayi tabung di Graha Amerta, RS Dr Soetomo.
Semula, mereka hanya datang untuk konsultasi dan tanya-tanya harga. Tapi, kedatangan itu justru membuat pasangan ini tertarik dengan tawaran program inseminasi, laluu membuahkan hasil pada akhir November 2014.
Kelahiran bayi kembar ini juga telah diprediksi sebelumnya. Dalam beberapa kali pemeriksaan, dokter menduga kembar dua. Namun, pada minggu keenam, ada empat janin di perut Ny Nia. Dua minggu berikut, setelah diperiksa terdapat lima bayi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/bayi-kembar_20160120_191716.jpg)