Senin, 13 April 2026

Gambarkan Jokowi Sebagai Petruk dan JK Gatotkoco

Jokowi sebagai Petruk karena Jokowi dari rakyat biasa yang bisa menjadi Presiden RI.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Satwika Rumeksa

SURYA Online, KEDIRI-Seniman asal Kediri Ki Sampurno Hadi punya kiat khusus menyambut pelantikan Presiden dan Wapres Jokowi - JK. Guru kesenian ini membuat wayang dari bahan limbah dengan ukuran super besar yang dipamerkan di Aula SMKN 2 Kota Kediri, Senin (20/10/2014).

Wayang terbesar yang dibuat Ki Sampurno Hadi menampilkan sosok tokoh punakawan Petruk. Ukuran wayang ini mencapai 5 meter yang terbuat dari bahan kardus bekas yang dicat.

Pada sosok Petruk juga diberi tulisan Petruk Jadi Ratu atau Petruk Menjadi Raja. Yang menarik, di leher tokoh punokawan Petruk ini dipasangi foto Jokowi, Presiden RI ketujuh yang baru dilantik.

Di samping tokoh Petruk dijuga dipajang Gatotkoco ksatria Pringgodani yang bisa terbang. Namun sosok Gatotkoco tingginya hanya dua meter serta di lehernya dipasang foto Jusuf Kalla.

Ki Sampurno mengakui menggambarkan sosok Jokowi sebagai Petruk karena Jokowi dari rakyat biasa yang bisa menjadi Presiden RI. Sedangkan JK digambarkan sebagai Gatotkoco karena sebagai pengusaha biasa terbang kesana kemari.

"Pak Jokowi kan dari rakyat biasa dengan karakter humoris dan gaya blusukannya. Sedangkan Pak Jusuf Kala saya gambarkan sebagai Gatotkoco karena sebagai orang bisnis biasa terbang," ungkapnya.

Tinggi wayang Petruk mencapai 5 meter karena masa jabatannya Jokowi sebagai Presiden 5 tahun.

Sedangkan Gatotkoco hanya dibuat setinggi 2 meter karena JK sudah menjadi Wapres yang kedua kalinya.

"Kami berharap Pak Jokowi dan JK memperhatikan masalah pendidikan. Termasuk nasib-nasib guru semakin dimuliakan, kalau gurunya nasibnya mulia akan enak dalam mengajar," ungkap Ki Sampurno yang juga guru Seni Budaya SMPN Gampengrejo.

Seniman yang beberapa kali menggelar pameran lukisan ini bersyukur Indonesia telah memiliki pemimpin baru sesuai dengan harapan masyarakat. "Mudah-mudahan semua progamnya dapat diwujudkan," tandasnya.

Ki Sampurno juga menggambarkan sosok mantan Presiden SBY sebagai Werkudoro atau Bimo. Namun wayang Bimo yang diberi foto SBY itu tingginya hanya 4 meter serta dibuat dari pelepah pisang.

"Wayang Petruk kami buat dalam waktu satu bulan. Sedangkan wayang Werkudoro satu setengah bulan karena kami buat dari bahan pelepah pisang yang butuh waktu agak panjang untuk merekatkannya," jelasnya.

Ada juga wayang Srikandi yang digambarkan sebagai sosok Megawati. Ki Sampurno memasang foto Mega di leher wayang Srikandi. Sosok Buto Cakil yang sedang mengendong bom juga ditampilkan.

Pameran senilukis dan wayang ini mendapat sambutan antusias dari ratusan siswa dan siswi SMKN 2 Kota Kediri. Para siswa tampak antusias memperhatikan koleksi karya Ki Sampurno yang membuat wayang dengan ukuran super besar dari bahan limbah.

"Pameran ini dapat menambah wawasan kami mengenai seni budaya. Apalagi kami juga ada materi pelajaran kesenian dan seni pertunjukan," ungkap Muslikatul, siswa kelas 3 SMKN 2 Kota Kediri

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved