Api Pembakaran Sampah Merembet ke Kandang Ayam di Bangkalan, Pemilik Rugi Jutaan Rupiah
Akibat kebakaran tersebut, puluhan ayam pilihan hangus terpanggang, dengan kerugian ditaksir jutaan rupiah.
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Kandang ayam jago di Perumahan Nilam, Bangkalan, terbakar akibat api pembakaran sampah yang kembali membesar.
- Sekitar 20 ekor ayam bernilai jutaan rupiah hangus terpanggang, membuat warga panik.
- Damkar Bangkalan mengingatkan warga agar tidak meninggalkan api saat membakar sampah, terutama di musim kemarau.
SURYA.co.id, BANGKALAN - Kandang khusus ternak ayam jago atau petarung di Perumahan Nilam, Kota Bangkalan, terbakar, Selasa (2/6/2026) malam.
Akibat kebakaran tersebut, puluhan ayam pilihan hangus terpanggang, dengan kerugian ditaksir jutaan rupiah.
Kebakaran kandang ayam yang berlokasi di area padat permukiman itu sempat membuat warga perumahan panik.
Sejumlah warga sempat berupaya memadamkan api dengan perlengkapan seadanya belum untuk memadamkan api yang membakar bambu dan kayu kandang.
Bermula dari Bakar-bakar Sampah
Kasi Penyelamatan Damkar Satpol PP Bangkalan, Ortiz Iskandar mengungkapkan, kebakaran kandang ayam itu berawal dari kegiatan pembakaran sampah yang memang rutin setiap hari dilakukan pemiliknya di area kandang.
"Setelah membersihkan kotoran di seluruh area kandang ayam, dikumpulkan dan dibakar. Setelah api mengecil dikira padam lalu ditinggal, namun api kembali membesar dan menghanguskan kandang berikut ayam-ayam," ungkap Ortiz kepada SURYA.co.id, Rabu (3/6/2026).
Baca juga: Kebakaran Puskesmas Tiron Kediri, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar
Ia menjelaskan, pemeliharaan ayam-ayam jago itu terbilang khusus karena ditempatkan di satu kapling area kosong untuk ditempati deretan kandang-kandang ayam.
Rumah pemilik dan kandang ayam itu terpaut jauh.
"Harganya jutaan per ekor, sekitar 20 ekor yang terpanggang. Warga dan pemilik mulai sadar ketika api membesar," jelasnya.
Warga Diimbau Waspada saat Musim Kemarau
Ia mengimbau masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan ketika melakukan aktivitas membakar sampah.
Apalagi saat ini sudah memasuki musim kemarau dengan cuaca terik, kelembaban rendah membuat vegetasi seperti ilalang dan dedaunan lekas mengering.
"Jangan ditinggal ketika membakar sampah, pastikan bara benar-benar padam atau bisa disirman dengan air untuk memastikan tidak ada api lagi," pungkasnya
BACA BERITA SURYA.co.id LAINNYA DI GOOGLE
| Viral Pakai Boxer dan Nyeker saat Belanja di Minimarket Banyuwangi, Ini Sosok Onadio Leonardo |
|
|---|
| Mahasiswa Ubaya Surabaya Borong 3 Juara di Asian Student Fashion Week 2026 |
|
|---|
| Di Kota Kediri, Jersey Jepang Jadi Primadona Jelang Piala Dunia 2026 |
|
|---|
| Debut Veda Ega di Balaton Park Jadi Sorotan, Harapan Indonesia Menggema di Hungaria |
|
|---|
| UTM Buka Fakultas Kedokteran, PB IDI : Banyak Puskemas Kekurangan SDM Dokter |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/pemicu-kebakaran-adalah-kegiatan-pembakaran-sampah.jpg)