Rabu, 3 Juni 2026

Rawat Jalur Rel di Perlintasan Lamongan Selama 5 Hari, Pengendara Diminta Waspada

KAI Daop 8 Surabaya melakukan perawatan jalur rel di Lamongan selama lima hari sekaligus mengantisipasi lonjakan penumpang libur Iduladha.  

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Wiwit Purwanto
Istimewa
PERAWATAN REL - PT KAI Daop 8 Surabaya melakukan perawatan jalur rel di perlintasan sebidang JPL 325 KM 189+3/4 jalur hulu yang berada di petak jalan antara Stasiun Lamongan dan Stasiun Duduk, Kabupaten Lamongan. 
Ringkasan Berita:
  • KAI Daop 8 Surabaya melakukan perawatan jalur rel di perlintasan JPL 325 antara Stasiun Lamongan dan Stasiun Duduk selama 1-5 Juni 2026 
  • Pekerjaan meliputi penggantian material balas, bantalan rel, pemadatan jalur, pemasangan kembali rel, hingga pengelasan. 
  • Di tengah libur panjang Iduladha, Stasiun Lamongan diproyeksikan melayani 1.130 pelanggan dalam sehari, sementara total penumpang selama 26 Mei-1 Juni 2026 mencapai 7.199 orang.

 

SURYA.CO.ID LAMONGAN - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya melakukan perawatan jalur rel di perlintasan sebidang JPL 325 KM 189+3/4 jalur hulu yang berada di petak jalan antara Stasiun Lamongan dan Stasiun Duduk, Kabupaten Lamongan.

Pekerjaan tersebut berlangsung selama lima hari, mulai 1 hingga 5 Juni 2026, untuk menjaga keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

Perawatan ini merupakan bagian dari program pemeliharaan rutin infrastruktur perkeretaapian guna memastikan kondisi jalur tetap andal dalam mendukung operasional kereta api yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan perlintasan sebidang menjadi salah satu titik yang membutuhkan perhatian khusus karena menanggung beban dinamis tinggi dari lalu lintas kereta api maupun kendaraan.

Baca juga: 108 Baut Rel Kereta Api Jalur Blitar-Tulungagung Raib Digasak Pencuri, Pelaku Asal Kalsel Diringkus

"Perlintasan sebidang merupakan titik yang memiliki beban dinamis cukup tinggi karena dilalui secara bersamaan oleh perjalanan kereta api dan kendaraan pengguna jalan. Karena itu diperlukan perawatan berkala untuk menjaga kualitas konstruksi jalur serta meningkatkan keselamatan di area perlintasan," ujar Mahendro dalam rilisnya, Senin (1/6/2026).

Dalam pekerjaan tersebut, KAI melakukan berbagai tahapan teknis, mulai dari pelepasan blok rel eksisting, pengurasan dan penggantian material balas yang mengalami penurunan kualitas, penggantian bantalan rel, hingga pemadatan jalur menggunakan peralatan khusus.

Selain itu, petugas juga melakukan pemasangan kembali blok rel dan pengelasan guna memastikan kekuatan serta kestabilan jalur sesuai standar teknis perkeretaapian.

Pada hari pertama pelaksanaan, petugas fokus menyiapkan area kerja. Selanjutnya pada malam hari dilakukan pelepasan blok rel dan pemasangan sak balas untuk menutup area bekas rel yang telah dibongkar agar pengguna jalan tetap dapat melintas dengan aman.

Pengendara Diimbau Kurangi Kecepatan

Mahendro menjelaskan, pemeliharaan jalur rel merupakan langkah preventif untuk mencegah potensi gangguan operasional kereta api sekaligus mempertahankan kualitas infrastruktur yang sudah ada.

Dengan kondisi jalur yang terawat, operasional kereta api diharapkan semakin andal dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Baca juga: Pencuri Baut Rel Kereta Api di Blitar Tertangkap Basah, Mengaku Sudah Beraksi di 5 Lokasi Berbeda

"KAI menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap kegiatan operasional maupun pemeliharaan infrastruktur. Seluruh pekerjaan dilaksanakan oleh petugas yang kompeten dan berpengalaman dengan tetap mengedepankan keselamatan kerja serta memperhatikan kelancaran perjalanan kereta api yang melintas di lokasi," katanya.

Selama proses pekerjaan berlangsung, KAI Daop 8 Surabaya mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan JPL 325 Lamongan. Pengendara diminta mengurangi kecepatan karena kondisi permukaan jalan di sekitar lokasi pekerjaan dapat berubah sementara.

"Kami mengimbau masyarakat dan pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di perlintasan JPL 325 Lamongan selama masa pekerjaan berlangsung. Kurangi kecepatan kendaraan, patuhi rambu-rambu yang telah dipasang, serta ikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama," tegas Mahendro.

Penumpang Stasiun Lamongan Meningkat Saat Libur Panjang

Di tengah pelaksanaan perawatan rel, aktivitas penumpang di Stasiun Lamongan justru mengalami peningkatan selama masa libur panjang Iduladha 2026.

Berdasarkan data per Senin (1/6/2026) pukul 08.00 WIB, Stasiun Lamongan diproyeksikan melayani 1.130 pelanggan. Jumlah tersebut terdiri dari 745 pelanggan berangkat dan 385 pelanggan turun di stasiun tersebut.

Angka itu diperkirakan masih bertambah hingga malam hari seiring berlangsungnya jadwal keberangkatan maupun kedatangan kereta api.

Sementara secara kumulatif selama periode libur panjang 26 Mei hingga 1 Juni 2026, Stasiun Lamongan telah melayani 7.199 pelanggan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.513 pelanggan berangkat dan 3.686 pelanggan datang.

Peningkatan jumlah pelanggan tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama libur panjang. Karena itu, KAI terus menjaga keandalan infrastruktur dan keselamatan operasional agar layanan kepada pengguna jasa kereta api tetap optimal.

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved