DPRD Jatim Minta Sosialisasi Tahapan SPMB Segera Dilakukan Massif dan Transparan
DPRD Jatim meminta sosialisasi mengenai tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB 2026 segera dilakukan dan harus massif dan transparan
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
- DPRD Jatim meminta agar sosialisasi mengenai tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB 2026 segera dilakukan dan harus dipastikan massif dan transparan
- Tak hanya soal sosialisasi, DPRD Jatim juga meminta agar persoalan kuota dipastikan tidak ada persoalan.
- Dindik Jatim mengaku juga telah melakukan kerjasama dengan sekolah swasta untuk mengakomodir mereka yang tidak diterima di sekolah negeri.
SURYA.CO.ID, SURABAYA - DPRD Jatim meminta agar sosialisasi mengenai tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB 2026 terus dilakukan secara optimal.
Sosialisasi harus dipastikan massif dan transparan sehingga bisa diakses luas oleh masyarakat.
Dorongan tersebut disampaikan oleh Ketua Komisi E DPRD Jatim, Sri Untari Bisowarno.
Pembahasan ini sebelumnya juga muncul dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Dinas Pendidikan Jawa Timur di ruang Komisi E DPRD Jatim beberapa hari yang lalu.
"Kita minta untuk sosialisasi itu masif kemudian transparan dan akuntabel supaya bisa diakses oleh seluruh masyarakat," ungkap Untari ketika dikonfirmasi dari Surabaya, Senin (25/5/2026).
Baca juga: Sempat Pro Kontra, Anggota DPRD Jatim Apresiasi SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026
Cermati Kuota dan Program Bea Siswa Sekolah Swasta
Tak hanya soal sosialisasi, DPRD Jatim juga meminta agar persoalan kuota dipastikan tidak ada persoalan.
Nantinya, jika kuota di sekolah negeri sudah terpenuhi maka sekolah swasta juga harus dilibatkan.
Utamanya, melalui program beasiswa baik penuh maupun sebagian.
"Maka kita mendorong sekolah-sekolah swasta itu untuk menyiapkan beasiswa bagi anak-anak kita yang tidak bisa sekolah di sekolah negeri," jelas Untari.
Baca juga: DPRD Jatim Soroti Kriminalisasi Guru, Rasiyo: Jangan Sedikit-Sedikit Lapor Polisi
Dinas Pendidikan Akomodir Kuota Beasiswa Sekolah Swasta
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengungkapkan bahwa persiapan terkait SPMB telah dilakukan.
Semua sektor dan semua sistem sudah disiapkan.
Aries juga mengatakan, bahwa sosialisasi kepada sekolah sudah berada di atas 80 persen.
Di sisi lain, Dindik Jatim mengaku juga telah melakukan kerjasama dengan sekolah swasta untuk mengakomodir mereka yang tidak diterima di sekolah negeri.
"Jadi mereka bisa masuk di sekolah swasta yang mereka buka kuota beasiswa penuh dan dan beasiswa bantuan. Istilahnya bantuan itu tidak sepenuhnya mereka dapat beasiswa, mungkin setengahnya dan sebagainya," jelas Aries saat dikonfirmasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Ketua-Komisi-E-DPRD-Jatim-Sri-Untari-Bisowarno-spmb-2026.jpg)