Senin, 1 Juni 2026

Idul Adha 2026

Untuk Kurban Idul Adha 2026, Lamongan Siapkan 6.000 Sapi dan 25.000 Kambing

Lamongan menyiapkan 6.000 sapi dan 25.000 kambing-domba untuk kebutuhan kurban Idul Adha 2026 disertai pengawasan kesehatan hewan.

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Cak Sur
Surya.co.id/Hanif Manshuri
PENGAWASAN HEWAN KURBAN - Petugas gabungan intens melakukan pengawasan lalu lintas hewan kurban yang keluar masuk Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Jumat (22/5/2026). Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, kebutuhan hewan kurban di Lamongan diperkirakan mencapai puluhan ribu ekor. 

Ringkasan Berita:
  • Disnakeswan Lamongan Jawa Timur menyiapkan lebih dari 6.000 sapi dan 25.000 kambing-domba untuk memenuhi kebutuhan kurban Idul Adha 2026.
  • Pengawasan lalu lintas ternak diperketat di sejumlah perbatasan guna mencegah penyebaran penyakit hewan menular menjelang Idul Adha.
  • Masyarakat diimbau membeli hewan kurban di lapak resmi yang sudah diawasi petugas agar kesehatan dan kelayakannya terjamin.

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lamongan memastikan stok hewan kurban untuk Idul Adha 2026 dalam kondisi aman. Kebutuhan hewan kurban di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur (Jatim), diperkirakan mencapai puluhan ribu ekor.

Untuk memastikan ketersediaan tetap aman, Disnakeswan Lamongan menyiapkan lebih dari 6.000 ekor sapi serta sekitar 25.000 ekor kambing dan domba.

Kepala Disnakeswan Lamongan, Shofia Nurhayati, mengatakan stok hewan kurban tersebut disiapkan berdasarkan hasil pendataan kebutuhan masyarakat dan potensi ternak lokal di sejumlah wilayah.

“Stok hewan kurban kami pastikan aman. Pendataan sudah dilakukan, baik untuk ternak siap potong maupun lapak penjualan di berbagai wilayah,” kata Shofia, Jumat (22/5/2026).

Pengawasan Hewan Kurban Diperketat

Menurut Shofia, pendataan dilakukan tidak hanya untuk memastikan ketersediaan hewan kurban, tetapi juga mempermudah pengawasan kesehatan ternak yang akan diperjualbelikan menjelang Idul Adha.

Disnakeswan Lamongan juga menggencarkan sosialisasi terkait lalu lintas ternak guna mencegah penyebaran penyakit hewan menular.

Langkah tersebut dilakukan, seiring meningkatnya mobilitas distribusi hewan kurban dari dan menuju Kabupaten Lamongan.

“Pengawasan lalu lintas ternak kami perketat agar distribusi tetap lancar dan aman,” ujarnya.

Pengawasan dilakukan di sejumlah titik perbatasan, seperti Lamongan-Tuban, Lamongan-Jombang, Lamongan-Mojokerto, hingga Lamongan-Gresik.

“Ini kami lakukan bersama anggota Polsek, Koramil serta Disnakeswan,” kata Shofia.

  • Lamongan menyiapkan lebih dari 6.000 sapi kurban
  • Sekitar 25.000 kambing dan domba disiapkan untuk Idul Adha
  • Pengawasan lalu lintas ternak diperketat di wilayah perbatasan
  • Masyarakat diminta membeli hewan kurban di lapak resmi

Dua Sapi Kurban Presiden Disiapkan untuk Lamongan

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan juga telah menerima dua ekor sapi kurban yang dibeli Presiden RI untuk Idul Adha tahun ini.

Kedua sapi tersebut nantinya akan disembelih di Lamongan, dan penyerahannya dilakukan oleh bupati.

Meski demikian, belum dijelaskan lebih lanjut terkait lokasi penyembelihan maupun bobot hewan kurban tersebut.

Masyarakat Diminta Teliti Membeli Hewan Kurban

Shofia mengimbau masyarakat lebih teliti saat membeli hewan kurban.

Ia meminta warga memastikan hewan yang dibeli dalam kondisi sehat, cukup umur, tidak cacat, serta memiliki surat keterangan kesehatan hewan dari petugas berwenang.

“Kami mengimbau masyarakat membeli hewan kurban di lapak yang sudah terdata dan diawasi petugas, agar kesehatan serta kelayakan hewan benar-benar terjamin,” tuturnya.

Disnakeswan Lamongan optimistis kebutuhan hewan kurban masyarakat dapat terpenuhi dengan kondisi ternak yang sehat, aman, dan layak sesuai syariat Islam.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved