Sabtu, 16 Mei 2026

Kronologi Tabung LPG Meledak di Trenggalek, 3 Penghuni Rumah Luka Bakar Serius 

Ledakan LPG di Trenggalek lukai 3 penghuni rumah, diduga akibat kebocoran gas di dapur

Tayang:
istimewa
MELEDAK - Petugas Pemadam Kebakaran mendatangi lokasi ledakan gas Elpiji Sabtu (4/4/2026). Kerusakan regulator membuat kebocoran gas yang memicu ledakan gas Elpiji hingga membuat tiga penghuni rumah mengalami luka bakar serius. (Foto Damkar Trenggalek) 
Ringkasan Berita:
  • Tabung LPG meledak di rumah warga Trenggalek, 3 orang terluka 
  • Kebocoran gas diduga dari regulator yang sudah tidak layak 
  • Percikan api picu ledakan, korban dilarikan ke RSUD Soedomo

 

SURYA.CO.ID TRENGGALEK - Sebuah tabung gas LPG (Liquefied Petroleum Gas) meledak di rumah warga di Jalan MT Haryono no 01 Rt 14 Rw 05 Kelurahan Sumbergedong Kecamatan/Kabupaten Trenggalek, Sabtu (4/4/2026).

Akibat ledakan elpiji tersebut, tiga penghuni rumah mengalami luka bakar serius. Mereka adalah Marini (75), Winarni (54), Sulastri (61).

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Non Kebakaran Damkar Trenggalek, Wasis Widodo, menuturkan, ledakan gas tersebut terjadi pukul 05.00 WIB.

Kronologi Berawal Cium Bau Gas Bocor

Saat itu, pemilik rumah Marini mencium bau gas yang bocor. Ia lalu meminta tolong kepada Asisten Rumah Tangga (ART) Sulastri agar memeriksa gas tersebut.

"Kalau gas elpiji hampir habis kan biasanya tercium, pemilik rumah meminta tolong kepada ART untuk mengecek gas. Tapi dia mendengarnya 'nye-klek-an' gas atau menyalakan gas," ucap Wasis, Sabtu (4/4/2026).

Baca juga: Rumah Produksi Roti di Gresik Kebakaran Akibat Gas LPG Meledak, Para Pekerja Terluka Bakar

Tak disangka percikan dari pemantik api tersebut menyulut ledakan gas hingga ketiga penghuni rumah yang ada di ruangan tersebut menderita luka bakar.

Menurut Wasis, regulator kompor gas di dapur tersebut memang sudah tidak layak. Banyak modifikasi agar regulator tetap bisa digunakan.

"Diduga dari regulator yang sudah tidak layak sehingga kebocoran gas terjadi," lanjutnya.

Kebocoran gas tersebut diduga sudah terjadi sejak malam hari sehingga terakumulasi menumpuk di dapur. Sedangkan dapur tersebut sangat minim ventilasi sehingga gas yang bocor menumpuk di dalam dapur.

"Adanya percikan api dari kompor tersebut langsung menyulut ledakan karena ruangan tersebut sudah dipenuhi api," ucapnya.

Menurut Wasis, tidak ada kerusakan berarti di ruangan tersebut. Baik itu kaca, maupun plafon di dapur tersebut masih utuh.

"Saat petugas pemadam kebakaran tiba sudah tidak ada kobaran api, karena sekali ledakan api langsung menghilang. Sedangkan korban dibawa ke RSUD dr Soedomo Trenggalek," pungkasnya.

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved