Sabtu, 25 April 2026

Longsor Dan Jembatan Ambruk, Akses Wisata Madakaripura Lumpuh Total 

Akses ke Air Terjun Madakaripura ditutup total usai jembatan ambruk—ini penyebabnya!

Penulis: Ahsan Faradisi | Editor: Wiwit Purwanto
istimewa
LUMPUH - Kapolres Probolinggo dan Dandim 0820 Probolinggo saat meninjau lokasi longsor di jalan menuju Air Terjun Madakaripura, Minggu (29/3/2026). Untuk memastikan keamanan, garis polisi sudah dipasang dan akses ditutup. (Foto : Polres Probolinggo) 

 

Ringkasan Berita:
  • Jembatan menuju Madakaripura ambruk akibat hujan deras. 
  • Akses ditutup total, polisi pasang garis pengaman di lokasi. 
  • Warga diimbau waspada potensi longsor dan banjir susulan.

 

SURYA.CO.ID Probolinggo – Akses menuju Air Terjun Madakaripura yang berada di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, terputus total setelah sebuah jembatan ambruk pada Sabtu (28/3/2026) dinihari.

Hal tersebut diduga dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak sehari sebelumnya atau pada Jum'at (27/3/2026) malam.

Untuk menghindari hal yang tidak tidak diinginkan, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Probolinggo bergerak cepat dengan turun ke lokasi.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif bersama Dandim 0820 Probolinggo Letkol Inf. Ribut Yudo Apriantono langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.

Badan Jembatan Rusak parah tak Bisa Dilalui 

Dari hasil peninjauan, diketahui badan jembatan mengalami kerusakan parah sehingga tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki.

Baca juga: Jembatan Kauman Sumberpandan Longsor, Penghubung Vital Bondowoso -Jember

"Kami bersama Dandim 0820 melakukan pengecekan lokasi terdampak. Untuk sementara, akses menuju Air Terjun Madakaripura kami tutup demi keselamatan masyarakat," kata AKBP Latif, Minggu (29/3/2026).

Di lokasi jalan yang amblas, lanjut AKBP Latif, untuk pengamanan, pihaknya memasang garis polisi (police line) serta rambu peringatan di sekitar area jembatan yang ambruk.

"Kami imbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintas karena kondisi jembatan sudah tidak memungkinkan untuk dilewati. Kami juga pasang garis polisi, agar mudah diketahui," ungkap AKBP Latif.

Selain itu, AKBP latif meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, mengingat curah hujan di wilayah tersebut masih cukup tinggi.

"Warga, khususnya yang berada di daerah rawan longsor dan banjir, diminta tetap waspada. Jika terjadi kondisi darurat, segera laporkan kepada pihak berwenang," pungkasnya.

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved