Jumat, 1 Mei 2026

Berita Viral

Kesaksian Warga Ungkap Soal Tewasnya Pemuda Akibat Dikejar Polisi Pacitan

Terungkap kesaksian warga soal kecelakaan maut Diva Tri di Pacitan. Benarkah ada kekerasan polisi? Simak kronologi lengkapnya di sini.

Tayang:
Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Cak Sur
istimewa
KEJAR-KEJARAN - Diva Tri Herianto korban meninggal akibat kecelakaan tunggal di Pacitan, Jawa Timur pada Rabu (25/3/2026). Aksi kejar-kejaran antara polisi dan seorang pengendara motor berujung tragis di Pacitan. Diva Tri Herianto meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak tiang dan tangga di Dusun Pager, Desa Arjowinangun, Kabupaten Pacitan, saat berusaha menghindari petugas. 
Ringkasan Berita:
  • Diva Tri Herianto, pemuda asal Brebes, tewas dalam kecelakaan tunggal di Pacitan usai dikejar polisi.
  • Warga setempat memberikan kesaksian bahwa pengejaran terjadi dengan kecepatan tinggi di jalan kampung sempit.
  • Situasi sempat memanas saat warga yang emosi mencoba menghampiri polisi di lokasi kejadian.

 

SURYA.CO.ID, PACITAN - Kesaksian warga mulai mengungkap detik-detik kecelakaan tunggal yang menewaskan Diva Tri Herianto di Desa Arjowinangun, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur (Jatim).

Pemuda asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (Jateng) itu mengembuskan napas terakhir setelah terlibat aksi kejar-kejaran dengan petugas kepolisian, sebelum menabrak tiang.

Perangkat Desa Arjowinangun, Eko Pujiwinarno, membenarkan adanya aksi pengejaran dengan kecepatan tinggi yang melewati wilayahnya, Jumat (27/3/2026).

Kronologi Kejar-kejaran di Jalan Sempit

Menurut Eko, insiden bermula saat korban dan petugas kepolisian sama-sama melaju kencang mulai dari area jembatan hingga masuk ke jalanan kampung.

"Yang jelas cerita warga saya itu kejar-kejaran mulai masuk jembatan atau jalan yang menjadi TKP. Sama-sama berkecepatan tinggi," ungkap Eko saat dihubungi SURYA.co.id.

Kondisi jalan yang menjadi lokasi kecelakaan merupakan jalan antar-RW yang hanya memiliki lebar sekitar 3 meter, sehingga sulit untuk dilalui kendaraan berpapasan.

Warga Sempat Ngamuk ke Polisi

Pasca-kecelakaan, ketegangan sempat terjadi di lokasi karena sejumlah warga yang emosi mencoba mendatangi petugas kepolisian berinisial Aipda RD.

Beruntung, aksi massa tersebut berhasil diredam oleh warga lain yang berinisiatif melerai agar tidak terjadi tindakan main hakim sendiri.

"Saya lerai, saya pisahkan. Kalau terjadi apa-apa malah warga sini yang jadi korban nantinya," ujar salah seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya.

Fakta Penting Kejadian

  • Korban: Diva Tri Herianto (Warga Brebes, Jawa Tengah).
  • Lokasi: Dusun Pager, Desa Arjowinangun, Kabupaten Pacitan.
  • Kendaraan: Honda Vario (Korban) dan Yamaha NMax (Petugas).
  • Penyebab: Kecelakaan tunggal menabrak tiang dan tangga saat menghindari petugas.

Meski terjadi pengejaran, Eko menegaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi, tidak ditemukan adanya unsur kekerasan atau kontak fisik dari polisi terhadap korban.

Aturan Pengejaran Polisi

Berdasarkan prosedur kepolisian (SOP), pengejaran terhadap pelanggar lalu lintas atau pelaku tindak pidana harus tetap mempertimbangkan keselamatan jiwa, baik petugas, pelanggar maupun masyarakat sekitar. Dalam banyak kasus, kecepatan tinggi di jalan pemukiman sangat berisiko memicu kecelakaan fatal bagi pengendara yang tidak menguasai medan.

Imbauan untuk Pengendara

Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan tidak melarikan diri saat diminta berhenti oleh petugas kepolisian, guna menghindari risiko kecelakaan. Pastikan kelengkapan surat kendaraan selalu tersedia dan patuhi batas kecepatan saat melintasi jalanan pemukiman yang sempit untuk menjaga keselamatan bersama.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved