Jumat, 17 April 2026

3 Remaja Tewas Usai Tabrakan Adu Banteng Motor Vs Motor Di Sampang

Tiga remaja tewas dalam tabrakan maut di Sampang dini hari. Minibus selamat, polisi tangani kasus

Editor: Wiwit Purwanto
istimewa
RINGSEK - Kondisi mobil pajero hitam pasca mengalami kecelakaan beruntun di di Jalan Raya Madulang, Desa Madulang, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura Rabu (18/2/2026) dini hari. Tiga remaja meninggal setelah alami luka berat. 

SURYA.co.id SAMPANG - Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Madulang, Desa Madulang, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura Rabu (18/2/2026) dini hari.

Insiden tabrakan depan yang melibatkan dua sepeda motor dan satu minibus ini menewaskan tiga orang di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, peristiwa bermula saat sepeda motor Honda Vario bernomor polisi M-6691-CD yang dikendarai Mahajiyanto melaju dari arah barat ke timur.

Setibanya di lokasi kejadian, pengendara Vario berusaha mendahului Pajero yang berada di depannya. 

Namun dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Beat yang dikendarai Mohammad Haris dengan membonceng Mika.

Baca juga: Kecelakaan Maut Adu Banteng Honda Vario Vs Yamaha Vega di Jalan Raya Sooko Mojokerto, Pemotor Tewas

Karena jarak yang terlalu dekat dan tidak adanya ruang untuk menghindar, tabrakan frontal adu banteng pun tak terelakkan. 

Benturan keras menyebabkan ketiga korban, yakni Mahajiyanto, Mohammad Haris, dan Mika, mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat kejadian perkara," kata Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo.

Selain menelan korban jiwa, kecelakaan ini juga mengakibatkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp20 juta.

Sementara itu, pengemudi  Pajero Nopol S 1279 EI, Husnan asal Desa Taman Sareh, Sampang dilaporkan selamat.

"Pihak kepolisian dari Unit Gakkum Satlantas Polres Sampang telah menangani kasus ini, termasuk mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat," terangnya. 

Baca juga: Motor Vs Motor di Pantura Situbondo, Tabrakan Adu Banteng Tewaskan 3 Orang

AKP Eko mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, menjaga kondisi fisik saat berkendara, serta tidak memaksakan diri jika lelah atau mengantuk.

"Keselamatan adalah yang utama. Hindari pelanggaran sekecil apa pun karena bisa berakibat fatal," pungkasnya.

Adapun identitas ke tiga korban meninggal: pengemudi sepeda motor Honda Vario Nopol M 6691 CD, Majiyanto (19) asal Desa Talangoh Kecamatan Proppo, Pamekasan.

Pengendara kendaraan sepeda motor Honda Beat Nopol N 5911 ABJ, Mohammad Haris (19) Desa Panaguan, Kecamatan Proppo, Pamekasan.

Pembonceng kendaraan Sepeda Motor Honda Beat Nopol N 5911 ABJ, Mika (14), asal Desa Panaguan, Kecamatan Proppo, Pamekasan. (Hanggara Pratama)

 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved