Pansus BUMD DPRD Jatim: Targetkan Rekomendasi Rampung Juni 2026
Pansus BUMD DPRD Jatim targetkan rekomendasi kinerja rampung Juni 2026. Fokus pada optimalisasi PAD dan dividen sehat untuk masyarakat.
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- Pansus BUMD DPRD Jatim menargetkan rekomendasi kinerja selesai pada Mei atau Juni 2026.
- Pendalaman difokuskan pada sektor perbankan untuk memastikan kontribusi PAD yang maksimal.
- Pansus membuka peluang pemanggilan ulang BUMD jika data kinerja dianggap belum mencukupi.
SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pansus pembahas kinerja BUMD bentukan DPRD Jawa Timur (Jatim) terus melakukan pendalaman data secara intensif. Langkah ini diambil, sebelum memberikan rekomendasi akhir kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim.
Pansus menargetkan proses penyusunan rekomendasi tersebut bisa rampung pada bulan Mei atau Juni mendatang. Saat ini, pendalaman terbaru dilakukan pada BUMD yang bergerak di sektor perbankan.
"Kami mendalami dan memaknai bagaimana kinerja mereka. Penajaman dilakukan agar rekomendasi nanti benar-benar tepat,” kata Ketua Pansus BUMD, dr Agung Mulyono dalam keterangannya, Sabtu (28/2/2026).
Latar Belakang Pembentukan Pansus
Pansus BUMD sebelumnya dibentuk oleh DPRD Jatim pada 3 November 2025 lalu melalui rapat paripurna. Adapun pansus ini digagas guna mengukur kinerja seluruh BUMD milik Pemprov Jatim.
Tujuan utama pembentukan pansus ini, mencakup beberapa poin krusial demi kemajuan daerah. Berikut adalah rincian tujuannya:
- Memastikan BUMD optimal dalam memberikan Pendapatan Asli Daerah atau PAD.
- Memberikan dividen secara optimal kepada daerah.
- Memastikan adanya manfaat yang nyata bagi masyarakat.
- Menyelaraskan arah seluruh BUMD milik Pemprov Jawa Timur.
Target dan Langkah Strategis Pansus
Pansus ini beranggotakan perwakilan dari seluruh fraksi yang ada di DPRD Jatim.
Dokter Agung menekankan, bahwa pansus ingin memastikan seluruh BUMD memiliki arah yang seragam dalam membangun daerah.
Lantaran hal tersebut, tugas pansus tidak hanya mencari kekurangan. Mereka juga bertugas membangun pemahaman bersama mengenai karakter BUMD yang dibutuhkan Jawa Timur di masa depan.
"Ini semua untuk memastikan BUMD memberikan dividen yang sehat bagi provinsi dan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap Dokter Agung yang juga Bendahara DPD Partai Demokrat Jawa Timur tersebut.
Lebih jauh, Dokter Agung memastikan bahwa pendalaman akan dilakukan pada seluruh BUMD tanpa terkecuali. Ia tak memungkiri bahwa pihaknya bisa memanggil ulang BUMD tertentu jika data yang terhimpun dinilai masih kurang.
Proses penajaman bakal terus dilakukan hingga pansus mendapatkan rumusan rekomendasi yang optimal. Hal ini nantinya akan dijadikan langkah strategis ke depan oleh Pemprov Jatim.
| KA Sangkuriang Hubungkan Ketapang Banyuwangi - Bandung, Ada Promo Hingga 50 Persen |
|
|---|
| Rekam Jejak Veri AFI dari Juara Menyanyi, Drop Usai Gangguan Penglihatan, hingga Terjerat Pinjol |
|
|---|
| Satreskrim Polres Gresik Tangkap Tiga Pelaku Penganiayaan dan Penusukan Pegawai Koperasi |
|
|---|
| Gelagat Hendrikus Rahayaan, Atlet MMA Sebelum Tusuk Nus Kei Hingga Tewas, Galau Ditawari Kerja Rp1 M |
|
|---|
| Surabaya Sport Fashion Festival, Kolaborasi Olahraga dan Fesyen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Pansus-Pembahas-Kinerja-BUMD-Jawa-Timur-yang-dibentuk-oleh-DPRD-Jatim.jpg)