Sabtu, 11 April 2026

Kronologi Rumah Warga Lamongan Dirusak Puluhan OTK, Motor Dibakar dan Mobil Dirusak

Puluhan orang rusak rumah Saifudin di Lamongan, Jawa Timur, saat sahur. Aksi ini diduga imbas kericuhan di Gresik. Polisi turun tangan.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Cak Sur
istimewa
AKSI PERUSAKAN RUMAH - Rumah warga Tlogosadang di Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, yang dirusak orang tidak dikenal pada Sabtu (28/2/2026) dini hari. 
Ringkasan Berita:
  • Rumah Saifudin (45) di Desa Tlogosadang, Lamongan, dirusak massa pada Sabtu (28/2/2026) dini hari.
  • Aksi ini diduga merupakan buntut dari kericuhan yang sebelumnya terjadi di wilayah Gresik.
  • Pelaku membakar satu unit sepeda motor dan merusak sebuah mobil mewah di garasi korban.

 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Aksi brutal puluhan orang tidak dikenal (OTK) menggegerkan warga Desa Tlogosadang di Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur (Jatim) pada Sabtu (28/2/2026) dini hari.

Insiden pengerusakan ini diduga kuat merupakan imbas dari kericuhan yang sebelumnya pecah di wilayah Gresik. Massa yang tersulut emosi menyasar rumah warga karena motif balas dendam terhadap salah satu anggota keluarga korban.

Aksi anarkis yang terjadi menjelang waktu sahur tersebut, mengakibatkan kerusakan parah pada bangunan rumah, kendaraan bermotor, hingga barang-barang berharga milik korban.

Kronologi Penyerangan Rumah di Paciran

Berdasarkan informasi yang dihimpun, massa datang dengan mengendarai puluhan sepeda motor secara bergelombang. Mereka langsung mengepung rumah dua lantai milik Saifudin (45) yang saat itu dalam kondisi kosong.

  • Massa merusak bagian kaca dan pintu bangunan menggunakan benda tumpul.
  • Satu unit sepeda motor milik korban ditarik keluar rumah kemudian dibakar di tengah jalan.
  • Sebuah mobil mewah yang terparkir di dalam garasi tidak luput dari amukan, hingga mengalami kerusakan berat di bagian bodi dan kaca.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut, mengaku tidak berani mendekat karena jumlah massa yang sangat banyak dan beringas. Massa dilaporkan meluapkan amarahnya karena orang yang mereka cari tidak berada di lokasi.

Penyelidikan Pihak Kepolisian

Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, mengonfirmasi adanya laporan perusakan tersebut. Saat ini, tim Satreskrim Polres Lamongan telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Kasus ini masih kami dalami. Personel sudah di lapangan untuk memintai keterangan sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti,” ujar Ipda M Hamzaid saat dikonfirmasi SURYA.co.id.

Polisi juga tengah berkoordinasi dengan Polres Gresik, untuk memetakan keterkaitan antara pelaku penyerangan dengan insiden keributan yang terjadi di wilayah hukum tetangga tersebut.

Rembetan Konflik Gresik

Wilayah perbatasan Lamongan dan Gresik memang kerap menjadi titik rawan gesekan antarkelompok.

Berdasarkan data catatan kriminalitas wilayah, konflik yang bermula dari perselisihan di satu titik seringkali merembet ke desa-desa tetangga melalui aksi sweeping atau serangan balasan (tit-for-tat).

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi, dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum guna menghindari konflik yang lebih meluas.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved