Kamis, 9 April 2026

Ramadan 2026

Warga Serbu Pasar Murah Kota Blitar, Cabai Rawit Dijual Rp 5.000/Ons

Harga sejumlah bahan pokok yang dijual di Pasar Murah juga jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran. 

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Titis Jati Permata
Surya.co.id/Samsul Hadi
PASAR MURAH - Warga antre belanja bahan kebutuhan pokok di Pasar Murah, Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jumat (27/2/2026). Pasar murah digelar untuk mengendalikan inflasi di momen Ramadan dan menjelang Idul Fitri. 

Ringkasan Berita:
  • Pasar Murah di Sananwetan, Blitar diserbu warga. Ada 10 komoditas pokok yang dijual dengan harga lebih murah dari pasaran.
  • Beras medium dijual Rp 11 ribu/kg, telur Rp 24 ribu/kg, cabai rawit Rp 5 ribu/ons, jauh di bawah harga pasar.
  • Program Pemprov Jatim ini digelar untuk pengendalian inflasi sepanjang bulan Ramadan dan menjelang Lebaran 2026
 

 


SURYA.CO.ID, BLITAR - Puluhan warga terlihat antusias berbelanja kebutuhan pokok di Pasar Murah, Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jumat (27/2/2026). 

Ada 10 jenis komoditas bahan pokok yang dijual dalam kegiatan Pasar Murah ini

  • beras medium
  • beras premium
  • minyak goreng
  • tepung terigu
  • telur
  • bawang merah
  • bawang putih
  • cabai rawit
  • cabai merah besar
  • gula pasir

Harga yang Dilepas Lebih Murah dari Pasaran

Harga sejumlah bahan pokok yang dijual di Pasar Murah juga jauh lebih murah dibandingkan harga di pasaran. 

  • Beras medium dijual Rp 11.000 per kilogram, sedang di pasaran harganya sekitar Rp 12.000-Rp 13.000 per kilogram.
  • Telur di Pasar Murah dijual dengan harga Rp 24.000 per kemasan, sedang di pasaran saat ini harganya Rp 29.000-Rp 30.000 per kilogram.
  • Cabai rawit di Pasar Murah dijual Rp 5.000 per ons, sedang di pasaran harganya masih Rp 9.000-Rp 10.000 per ons. 

Warga Antusias Berbelanja

Salah satu ibu rumah tangga yang antusias berbelaja adalah Sri Susanti (34), warga Sananwetan, Kota Blitar

Baca juga: Cabai Rawit Laris Manis di Lapak Gerakan Pangan Murah Bangkalan

Ia langsung membeli dua kemasan beras SPHP, satu kemasan MinyaKita, telur, bawang putih, dan cabai rawit di Pasar Murah. 

"Harganya lebih murah dari pasaran, tapi pembelian dibatasi. Ini tadi saya dapat beras SPHP dua (kemasan), tepung satu, bawang, cabai, dan telur," kata Sri.

Antre dengan Tertib di Pasar Murah

Sri bersama warga lainnya antre secara tertib sesuai nomor urutan yang telah dibagikan oleh panitia. 

Sri mengatakan, sejumlah bahan pokok yang dibeli di Pasar Murah akan digunakan untuk kebutuhan pribadi rumah tangganya.

Ia mengaku terbantu dengan adanya Pasar Murah. Harga bahan kebutuhan pokok yang dijual di Pasar Murah jauh lebih murah dari harga pasaran. 

"Harapannya, ingin ada lagi acara seperti ini (Pasar Murah). Kalau bisa sebelum Lebaran ada lagi (Pasar Murah)," ujar Sri.

Pengendalian Inflasi saat Ramadan dan Lebaran 2026

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Blitar, Parminto mengatakan, Pasar Murah ini merupakan program dari Pemprov Jatim untuk pengendalian inflasi saat Ramadan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri. 

"Semua boleh membeli. Ini membeli bukan gratis, tapi harganya jauh lebih murah dari harga pasaran. Disediakan 1 ton beras medium SPHP dan 240 liter minyakita di Pasar Murah," ujarnya. 

Menurutnya, memasuki dua pekan Ramadan ini, harga kebutuhan di Kota Blitar memang masih ada kenaikan, tapi masih terkendali.

"Hari ini, harga bahan pokok masih terkendali. Maksudnya, ada kenaikan, tapi kenaikannya stagnan dan masih terkontrol," katanya. 

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved