Selasa, 26 Mei 2026

Peserta Didik Sespimmen Dikreg 66 Study Lingkungan di Lamongan

Kedatangan mereka  diterima secara langsung oleh Bupati Yuhronur Efendi di Ruang Command Center Pemkab Lamongan.

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
Surya.co.id/Hanif Manshuri
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama peserta Didik Sespimmen Dikreg (Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah Pendidikan Reguler) ke-66 Tahun 2026 studi lingkungan di Lamongan, Kamis (16/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Peserta Sespimmen Dikreg 66 yang melakukan studi OHA (Organization Health Audit) dan ES (Environmental Scanning) di Lamongan, disambut langsung Bupati Yuhronur Efendi.
  • Bupati paparkan sinergi kepemimpinan melalui program Asta Cita, Nawa Bhakti Satya, serta 15 prioritas Lamongan bersama Forkopimda, TNI, Polri.
  • Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat 1 Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Sabilul Alif apresiasi pendekatan multihelix Pemkab Lamongan 

 


 

SURYA.co.id LAMONGAN - Peserta Didik Sespimmen Dikreg (Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah Pendidikan Reguler) ke-66 Tahun 2026 melakukan studi lingkungan tentang OHA (Organization Health Audit) dan ES (Environmental Scanning) di Lamongan, Kamis (16/2/2026).

Kedatangan mereka  disambut baik dan diterima secara langsung oleh Bupati Yuhronur Efendi di Ruang Command Center Pemkab Lamongan.

Sinergi Kepemimpinan untuk Akselerasi Pembangunan

Kepada 5 perwakilan dari 10 peserta didik Sespimmen Dikreg 66 Lamongan yang hadir, Kaji Yes  memaparkan sinergi kepemimpinan dalam mengakselerasi pembangunan (praktek baik) di Lamongan. 

Baca juga: Evaluasi MBG di Kabupaten Lamongan : Kualitas dan Keamanan Makanan Jadi Sorotan

Menurutnya, sinergitas program Asta Cita, Nawa Bhakti Satya, serta 15 progam prioritas Lamongan, ditambah sinergi dengan Forkopimda, TNI, Polri menjadi sangat penting.

"Ini berbagai program dan sinergitas kita terutama bersama Polres dan Kodim, berjalan dengan baik, sehingga bisa melahirkan banyak program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, karena kita tahu bahwa tanpa situasi yang kondusif, " katanya, dikutip SURYA.co.id, Kamis (26/2/2026).

Sebab tanpa kolaborasi, pembangunan tidak akan bisa berjalan dengan baik. Kita terus menciptakan situasi masyarakat yang tertib yang baik.

Pendekatan Mutihelix


Sementara itu, Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat 1 Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Sabilul Alif, pendekatan yang dilakukan Pemkab Lamongan ini tidak hanya pentahelix tapi sudah merambah pada multihelix.

Ia juga berterima kasih karena atas dukungan yang diberikan Pimpinan Daerah Lamongan kepada para peserta didik Sespimmen Dikreg 66.

"Terima kasih kami sudah diterima langsung oleh Pak Bupati, ini yang pertama diterima langsung oleh Pimpinan Daerah, suatu kebanggaan dan kehormatan buat kami," ujarnya. 

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved