9 Remaja Diamankan Polisi Jombang, Hendak Lakukan Perang Sarung
Tim Raimas Sat Samapta Polres Jombang membubarkan massa, sembilan remaja berhasil diamankan sementara lainnya melarikan diri
Penulis: Anggit Puji Widodo | Editor: Titis Jati Permata
Ringkasan Berita:
- Polisi menggagalkan rencana tawuran belasan remaja di Perum Griya Indah, Kabupaten Jombang Sabtu (21/2/2026) dini hari.
- Sembilan remaja diamankan bersama barang bukti berupa 9 ponsel, 16 motor, dan sebuah dompet.
- Polisi mendalami keterkaitan dengan perguruan silat serta menelusuri kemungkinan unsur pidana untuk langkah hukum selanjutnya.
SURYA.co.id, JOMBANG – Aparat kepolisian menggagalkan rencana tawuran belasan remaja di Perum Griya Indah, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Sabtu (21/2/2026) dini hari.
Sebelumnya, ada laporan warga soal kerumunan yang menimbulkan kegaduhan dan segera ditindaklanjuti anggota Polres Jombang.
Dan benar, petugas mendapati sekelompok pemuda diduga hendak melakukan perang sarung di lokasi tersebut.
Sembilan Remaja Diamankan
Tim Raimas Sat Samapta Polres Jombang pun membubarkan massa, sembilan remaja berhasil diamankan sementara lainnya melarikan diri.
"Tim Raimas Sat Samapta yang datang ke tempat kejadian langsung membubarkan mereka. Beberapa berhasil kabur, namun sembilan orang dapat kami amankan," ucap Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander saat dikonfirmasi SURYA.co.id, Sabtu (21/2/2026).
Baca juga: Hendak Menuju Sidoarjo, Truk Boks Terperosok ke Parit Tol Jombang-Mojokerto
Sembilan remaja yang diamankan masing-masing berinisial DPJN (16) asal Plosogeneng, AKS (19) asal Mojongapit, K (18), ORAR (15), AFF (18), AFS (17) dari Sambong Dukuh, Jombang, serta AM (17), GPLW (15) dan TEW (19) dari Tunggorono, Jombang.
Polisi Dalami Keterlibatan Kelompok Tertentu
Dari hasil pemeriksaan awal, sebagian remaja diketahui memiliki keterkaitan dengan dua perguruan silat, sementara lainnya tidak terafiliasi dengan organisasi mana pun.
"Kami masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan kelompok tertentu dalam rencana aksi tersebut," ujarnya.
Barang Bukti yang Diamankan
Dalam operasi itu, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti.
- Sembilan unit telepon genggam,
- 16 sepeda motor
- Sebuah dompet berwarna hitam.
"Seluruh kendaraan dibawa ke Mapolres Jombang untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut," ungkapnya.
Tentukan Langkah Hukum Selanjutnya
AKP Dimas menegaskan, rencana tawuran tersebut berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan lingkungan, terlebih dilakukan pada malam hingga dini hari.
"Kegiatan semacam ini jelas meresahkan masyarakat dan tidak bisa ditoleransi," tegasnya.
Saat ini, Satreskrim masih berkoordinasi dengan pihak terkait guna menentukan langkah hukum berikutnya, termasuk menelusuri ada tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS
| Stok Beras Indonesia Tembus 5 Juta Ton, BULOG Ponorogo Pastikan Aman |
|
|---|
| Pengakuan Man Pelaku Penusukan Kakek 4 Cucu di Surabaya: Saya Sakit Hati |
|
|---|
| Respons Bupati Ony Anwar Pemkab Ngawi Kalah di PTUN Surabaya Soal Kasus Sekdes Tirak |
|
|---|
| Sosok Mohamad Risal Wasal, Dirjen Intram Kemenhub yang Diperiksa KPK Soal Kasus Sudewo Atur Proyek |
|
|---|
| Kisah Kakek 90 Tahun di Lumajang Naik Haji: Dari Merumput ke Tanah Suci |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Kabupaten-Jombang-Jawa-Timur-pada-Sabtu-2122026-Terindikasi-dari-dua-perguruan-silat.jpg)