Rabu, 22 April 2026

Gempa Pacitan

BREAKING NEWS - Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan Dini Hari, Getaran Kuat hingga Ponorogo

Gempa Magnitudo 6,4 guncang Pacitan, Jatim Jumat dini hari tadi. Getaran terasa kuat di Ponorogo, warga panik keluar rumah.

|
Penulis: Pramita Kusumaningrum | Editor: Cak Sur
istimewa/BMKG
GEMPA PACITAN - Laman resmi BMKG menyebutkan bahwa gempa Magnitudo 6.4, Jumat (6/2/2026) pukul 01.06 wib. Lokasi 8.99 Lintang Selatan, 111,18 Bujur Timur. 90 kilometer Tenggara Pacitan Jatim, kedalaman 10 kilometer. Walaupun pusat gempa di Pacitan, namun getaran dirasakan kuat hingga wilayah Ponorogo. Sebagian warga pun terbangun dari tidur nyenyaknya dan berlarian keluar rumah menyelamatkan diri. 
Ringkasan Berita:
  • Gempa berkekuatan Magnitudo 6,4 mengguncang Pacitan, Jawa Timur, pada Jumat (6/2/2026) pukul 01.06 WIB.
  • Getaran gempa dirasakan sangat kuat di Ponorogo hingga membuat warga terbangun dan berlarian keluar rumah.
  • BPBD Ponorogo menyatakan hingga saat ini belum menerima laporan resmi terkait kerusakan bangunan akibat gempa.

 

SURYA.CO.ID, PONOROGO - Masyarakat di pesisir selatan Jawa Timur (Jatim) dikejutkan oleh guncangan gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,4 pada Jumat (6/2/2026) dini hari.

Gempa yang berpusat di wilayah Kabupaten Pacitan ini, memicu kepanikan luar biasa hingga ke wilayah tetangga, Ponorogo.

Berdasarkan data resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), guncangan terjadi tepat pada pukul 01.06 WIB. Berikut adalah detail parameter gempa tersebut:

  • Kekuatan: Magnitudo 6,4
  • Lokasi: 8.99 Lintang Selatan, 111,18 Bujur Timur
  • Pusat Gempa: 90 kilometer Tenggara Pacitan, Jawa Timur
  • Kedalaman: 10 kilometer

Warga Ponorogo Berhamburan Keluar Rumah

Meski pusat gempa berada di laut, getarannya dirasakan sangat kuat oleh warga di Kabupaten Ponorogo. Di lingkungan Perumahan Kertosari Indah, Kelurahan Kertosari, warga yang tengah terlelap langsung terbangun dan berlarian menyelamatkan diri.

Salah satu warga, Ahmad Fauzani, menceritakan detik-detik mencekam saat dirinya harus segera menggendong anaknya yang masih balita.

"Gempanya kerasa banget dan durasinya cukup lama. Begitu sadar ada goncangan keras, saya langsung ambil anak yang lagi tidur nyenyak," ungkapnya.

Hal yang sama juga dirasakan Sayekti Milan, warga Kecamatan Sampung. Ia mengaku baru kali ini merasakan gempa yang begitu kuat hingga mampu membangunkannya dari tidur.

"Beh, buanter tenan (keras sekali), sampai terbangun semua," imbuhnya.

Status Kerusakan dan Kondisi Terkini

Kepala Pelaksana BPBD Ponorogo, Masun, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi mengenai kerusakan bangunan. Namun, tim di lapangan tetap siaga untuk memantau situasi hingga pagi hari.

Pihak BPBD juga mengimbau warga untuk tetap tenang, namun waspada terhadap kemungkinan adanya gempa susulan.

Hingga saat ini, belum ada peringatan potensi tsunami yang dikeluarkan oleh BMKG terkait kejadian tersebut.

Baca juga: Update Resmi Dampak Gempa Pacitan M 6,4: Rumah dan Sekolah Rusak

Fakta Geologis Wilayah Pacitan

Kabupaten Pacitan secara geografis memang berada di jalur seismik aktif yang rentan terhadap guncangan. Berikut beberapa fakta terkait kondisi kegempaan di wilayah tersebut:

  • Zona Subduksi: Terletak di dekat pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Eurasia yang aktif bergerak.
  • Sesar Grindulu: Keberadaan sesar aktif Grindulu yang memanjang melalui wilayah Pacitan hingga lereng Gunung Wilis di Ponorogo.
  • Catatan Sejarah: Pacitan pernah mengalami gempa destruktif pada September 1937 dengan kekuatan M 6,8 yang merusak ribuan bangunan di Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Tips Keselamatan Saat Gempa Dini Hari

Bagi masyarakat yang berada di wilayah rawan, berikut langkah keselamatan jika gempa terjadi saat Anda sedang tidur:

  • Jangan panik dan segera lindungi kepala menggunakan bantal atau tangan dari risiko reruntuhan plafon.
  • Jika memungkinkan, segera keluar rumah melalui jalur evakuasi yang sudah dipahami sebelumnya.
  • Hindari berada di dekat kaca jendela, lemari besar, atau benda gantung yang berisiko jatuh menimpa tubuh.
  • Selalu sediakan tas siaga bencana yang berisi senter, P3K, dan dokumen penting di dekat tempat tidur.
Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved