Viral Emak-emak di Situbondo Jambret Bocah, Modus Tanya Alamat
Emak-emak di Situbondo, Jatim, ditangkap polisi usai jambret kalung bocah 7 tahun. Aksinya terekam CCTV dan viral. Simak kronologinya di sini
Penulis: Izi Hartono | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- FDA (27), ibu rumah tangga di Situbondo, Jatim, ditangkap karena menjambret kalung bocah 7 tahun dengan modus tanya alamat.
- Aksi pelaku di Desa Semering terekam CCTV dan viral, memudahkan polisi melacak identitasnya hingga ditangkap di rumah.
- Polisi menyita sepeda motor Scoopy yang digunakan pelaku saat beraksi menyasar anak kecil yang sedang membeli sesuatu.
SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial FDA (27) harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah aksi nekatnya menjambret seorang bocah viral di media sosial. Warga Kelurahan Patokan, Kecamatan Situbondo ini diringkus Tim Resmob Polres Situbondo di rumahnya pada Selasa (3/2/2026) malam.
Penangkapan ini bermula dari rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi pelaku merampas perhiasan milik bocah berusia 7 tahun di Desa Semering, Kecamatan Mangaran. Rekaman tersebut beredar luas dan menjadi kunci bagi polisi untuk mengidentifikasi pelaku.
Modus Pura-pura Tanya Alamat
Kasi Humas Polres Situbondo, Ipda Slamet Juwano, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa modus operandi pelaku tergolong rapi namun tega, karena menyasar anak kecil yang sedang lengah.
Peristiwa bermula pada Senin (2/2/2026), saat korban bernama Khesa bersama saudaranya sedang menaiki sepeda kayuh untuk membeli sesuatu di toko kelontong. Tiba-tiba, FDA yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy berhenti di depan korban.
- Pelaku berpura-pura menanyakan alamat kepada korban.
- Untuk mengalihkan perhatian, pelaku menunjukkan foto di ponselnya.
- Saat korban fokus melihat layar ponsel, pelaku dengan cepat menarik kalung emas dari leher korban.
"Saat korban lengah, pelaku menarik kalung korban," ujar Ipda Slamet, Rabu (04/02/2026).
Kronologi Penangkapan
Setelah kejadian, korban yang ketakutan langsung pulang dan mengadu kepada ayahnya. Sang ayah sempat berusaha mengejar pelaku, namun jejaknya sudah hilang.
Tak terima anaknya menjadi korban kejahatan, sang ayah melaporkan kejadian ini ke Polsek Mangaran.
Berbekal laporan warga dan rekaman CCTV yang viral, Tim Resmob bergerak cepat. Polisi berhasil mengendus keberadaan pelaku dan langsung melakukan penggerebekan.
"Ya benar, pelaku dan barang bukti motor pelaku sudah diamankan di Mapolres Situbondo," tambah Slamet.
Kini, FDA beserta motor Scoopy yang digunakannya sebagai sarana kejahatan telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.
Latar Belakang Kasus Jambret Anak
Kasus penjambretan dengan sasaran anak-anak (khususnya perhiasan emas) merupakan fenomena kejahatan konvensional yang kerap terjadi di area pemukiman padat penduduk. Pelaku seringkali memanfaatkan kelengahan anak yang bermain tanpa pengawasan ketat orang tua.
Berdasarkan data kriminalitas umum, pelaku kejahatan jalanan jenis ini tidak selalu residivis pria, melainkan juga melibatkan perempuan atau ibu rumah tangga yang terdesak motif ekonomi, dengan asumsi bahwa anak kecil tidak akan melakukan perlawanan fisik yang berarti.
Tips/Imbauan untuk Orang Tua
Meningkatnya kasus kejahatan terhadap anak di ruang publik menuntut kewaspadaan ekstra dari para orang tua. Berikut beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan:
- Hindari Perhiasan Mencolok: Jangan memakaikan perhiasan emas berlebihan pada anak saat bermain di luar rumah atau ke sekolah.
- Edukasi Anak: Ajarkan anak untuk menjaga jarak aman jika ada orang asing yang berhenti dan bertanya, serta berani berteriak jika merasa terancam.
- Pengawasan Ketat: Usahakan anak, terutama balita hingga usia SD awal, selalu dalam pantauan orang dewasa saat berada di jalan raya atau warung.
| MPR Putuskan Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Diulang, Akui Ada Kekhilafan Juri |
|
|---|
| Alasan Ribuan Sapi Madura Dikirim ke Kalimantan, Daging Empuk Bikin Perantau Rindu |
|
|---|
| Danrem 084 Tinjau Langsung Fasilitas Strategis KEK JIIPE Gresik, Dukung Keamanan Investasi |
|
|---|
| Stok Melimpah, Ribuan Sapi Jatim Dikirim ke Jabodetabek dan Kalimantan untuk Kurban |
|
|---|
| Surabaya Siaga Hantavirus, Dinkes Pastikan Belum Ada Kasus Positif |
|
|---|
