Berita Viral
Sosok Gimah, Warga Lumajang yang Minta Gunung Semeru Dipindah dan Ditutup Semen
Video viral Gimah, emak-emak asal Lumajang Jatim minta Gunung Semeru dipindah dan kawahnya ditutup semen agar tidak erupsi. Simak kisahnya.
Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Cak Sur
Ringkasan Berita:
- Sosok Gimah, warga Desa Supiturang, Lumajang, Jatim, viral di media sosial TikTok setelah mengusulkan agar Gunung Semeru dipindah atau kawahnya ditutup semen agar tidak erupsi.
- Meski dianggap lucu oleh netizen, pernyataan Gimah lahir dari keresahannya karena desanya rutin terdampak erupsi Semeru dalam empat tahun terakhir.
- Di sisi lain, Korem 083/Baladhika Jaya tengah melakukan mitigasi serius dengan membangun tanggul di aliran lahar untuk melindungi warga.
SURYA.CO.ID, LUMAJANG – "Coba dipindah saja bapak itu gunungnya, dipindah ke mana gitu. Biar saya aman di sini." Celoteh polos nan menggelitik ini keluar dari mulut Gimah, seorang wanita paruh baya asal Desa Supiturang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timu (Jatim), yang mendadak jadi buah bibir netizen se-Indonesia.
Di tengah suasana mencekam pasca-erupsi, Gimah justru membawa tawa bagi jutaan orang.
Lewat unggahan akun media sosial TikTok @tni_in_action, video wawancara Gimah telah ditonton lebih dari 1,7 juta kali dan dibagikan sebanyak 31 ribu kali hingga Senin (12/1/2026).
Baca juga: Upaya Tolak Bala, Bupati Lumajang Wajibkan Khotmil Quran Rutin Setiap Jumat Legi
Lelah Hadapi Erupsi Rutin
Bukan tanpa alasan Gimah melontarkan permintaan mustahil tersebut. Ia mengaku lelah, karena desanya terus-menerus menjadi langganan bencana Gunung Semeru dalam beberapa tahun terakhir.
"Masak empat tahun sekali (erupsi). Coba tanya Bu Indah itu (Bupati Lumajang) bisa tidak ditutup gunungnya. Se-Indonesia saja dibawa semennya ke sini (untuk menutup kawah), tidak akan ada separuhnya," ujar Gimah sambil berseloroh.
Meski mengundang gelak tawa netizen, pernyataan Gimah sebenarnya menyiratkan trauma mendalam seorang warga yang tinggal di zona merah bencana.
Kenangan Mencekam Saat Erupsi
Gimah yang tinggal di Dusun Gumukmas ini, menceritakan kembali detik-detik saat erupsi melanda wilayahnya pada Rabu, 19 November 2025 lalu.
Baginya, suara gemuruh dan hujan abu panas adalah pengalaman yang tak akan pernah bisa ia lupakan.
"Awalnya saya pikir lahar biasa, jadi saya tidak ke mana-mana. Tapi kok semakin lama semakin besar. Saya lari ke Supiturang, debunya semakin besar dan panas," kenangnya.
Beruntung, rumah yang ia tempati bersama suaminya tidak mengalami kerusakan parah.
"Alhamdulillah rumah tidak ada yang rusak, cuma bagian depan saja. Sekarang masih November, jadi tidak menyangka (akan erupsi lagi)," tambah Gimah.
Upaya Mitigasi di Lapangan
Sementara celoteh Gimah viral sebagai hiburan, TNI melalui Korem 083/Baladhika Jaya tetap bekerja serius di lapangan untuk memastikan keselamatan warga.
Personel TNI terus dikebut untuk melakukan revitalisasi aliran lahar dan pembangunan tanggul.
Peltu Suwandi, personel Penerangan Korem Baladhika Jaya, menjelaskan bahwa penggunaan alat berat difokuskan untuk membuat benteng pertahanan dari terjangan lahar susulan.
"Alat-alat berat di belakang ini sedang membuat tanggul. Harapannya, jika ada erupsi susulan, material lahar tidak meluber ke pemukiman warga di Desa Supiturang," tegas Peltu Suwandi.
berita viral
Gimah
Gunung Semeru
minta Gunung Semeru dipindah
berita Lumajang hari ini
Meaningful
Multiangle
| Proyek Motor Listrik Rp1 Triliun Termasuk dalam Perkara Korupsi Eks Kepala BGN Dadan Hindayana |
|
|---|
| Sebelum Dadan Hindayana Ditangkap Terkait Dugaan Jual Beli SPPG, 372 Unit di Jatim Ditutup Mendadak |
|
|---|
| Semalam Dipecat, Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Jadi Tersangka Korupsi MBG |
|
|---|
| Imbas Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi P21, Roy Suryo Cs Cari Celah Hukum, Ini Saran Eks Wakapolri |
|
|---|
| Viral Pakai Boxer dan Nyeker saat Belanja di Minimarket Banyuwangi, Ini Sosok Onadio Leonardo |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Gimah-warga-Lumajang-Jatim-yang-minta-Gunung-Semeru-dipindah.jpg)