Senin, 1 Juni 2026

Hari Keempat Pencarian ABK Kapal Nelayan Hilang di Perairan Lamongan, Dua SRU Diturunkan

Hari keempat operasi SAR, Senin (15/12/2025), tim SAR gabungan mengerahkan dua search and rescue unit (SRU) laut.

Tayang:
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
istimewa/Tim Sar Gabungan Lamongan
OPERASI PENCARIAN - Hari keempat operasi SAR, Senin (15/12/2025), tim SAR gabungan mengerahkan dua search and rescue unit (SRU) laut yakni, SRU pertama, yakni KN SAR 249 Permadi, dan SRU kedua dari Satpolair Lamongan, Senin (15/12/2025) 

Ringkasan Berita:
  • Pencarian Uddin (40), ABK Raja Jaya yang hilang saat kapal tenggelam di Perairan Lamongan, Kamis (11/12/2025) malam, dilanjutkan, Senin (15/12/2025).
  • Tim SAR gabungan mengerahkan dua search and rescue unit (SRU) laut.
  • Tragedi kapal nelayan Raja Jaya juga diindormasikan pada kapal-kapal yang melintas di area pencarian. Mereka diimbau segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Pencarian Uddin (40), anak buah kapal (ABK) Raja Jaya yang hilang di perairan Lamongan saat kapal yang membawanya tenggelam Kamis (11/12/2025) malam, tetap dilanjutkan.

Hari keempat operasi SAR, Senin (15/12/2025), tim SAR gabungan mengerahkan dua search and rescue unit (SRU) laut.

SRU pertama, yakni KN SAR 249 Permadi, menyisir area seluas sekitar 15.73 mil laut.

Baca juga: Siswa SD Kedungkumpul Lamongan Sisihkan Uang Saku Bantu Korban Bencana di Sumatera

Sementara itu, SRU kedua dari Satpolair Lamongan melakukan penyisiran menggunakan speedboat di area seluas sekitar 7.32 mil laut.

Proses pencarian korban di laut dilakukan ditengah kendala cuaca, dimana di wilayah perairan laut utara Lamongan berawan tebal – hujan ringan.

Bantuan Kapal yang Melintas

Disela pencarian di laut, tim KN SAR 249 Permadi menginformasikan tragedi kapal nelayan Raja Jaya ini kepada kapal-kapal yang melintas di area pencarian. 

Mereka diimbau segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Dalam operasi ini, Kantor SAR Surabaya bekerja sama dengan sejumlah instansi, antara lain Kamladu Blimbing, Satpolairud, BPBD Kabupaten Lamongan, Rukun Nelayan (RN) Blimbing, RN Paciran, SAR MTA, ORARI, serta pihak terkait lainnya.

Baca juga: Kapal Nelayan Raja Jaya Lamongan Tenggelam, 10 ABK Selamat 1 Hilang 

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit P.H., selaku SAR Mission Coordinator (SMC), mengatakan pihaknya telah merespons laporan tersebut dengan mengerahkan satu tim rescue dari Unit Siaga SAR Bojonegoro guna berkoordinasi dengan instansi terkait.

Selain itu, pada Sabtu (13/12/2025), KN SAR 249 Permadi juga dikerahkan untuk membantu proses pencarian di sekitar lokasi kejadian tenggelamnya kapal, yakni sekitar tujuh mil laut di utara Lamongan Shorebase.

Kapal Alami Kebocoran saat Berlayar

Berdasarkan informasi dari pihak terkait dan keterangan awak kapal, sebelum tenggelam pada Kamis (11/12/2025) malam, kapal nelayan Raja Jaya mengalami kebocoran saat berlayar di perairan utara Paciran, Kabupaten Lamongan, sekitar 10 mil laut dari daratan.

Tinggi gelombang mencapai 0.5 hingga 1.25 meter, yang meskipun tergolong rendah, namun kondisi berawan tebal dikhawatirkan membatasi jarak pandang visual tim SAR gabungan dalam menyisir area pencarian.

Sementara itu, Koordinator Unit Siaga SAR Bojonegoro, Nanang Pujo selaku OSC On Scene Coordinator mengatakan, proses pencarian korban di laut dilakukan ditengah kendala cuaca.

Menurut data maritim BMKG, angin bertiup dari Barat Laut dengan kecepatan sedang 7 hingga 11 knot dan tinggi gelombang mencapai 0.5 hingga 1.25 meter, yang meskipun tergolong rendah, namun kondisi berawan tebal dikhawatirkan membatasi jarak pandang visual tim SAR gabungan dalam menyisir area pencarian.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan masih melanjutkan upaya pencarian terhadap korban.

BACA BERITA SURYA.CO.ID LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved