Rabu, 3 Juni 2026

Longsor Situbondo

Tebing 15 Meter Longsor Timpa Rumah Warga Desa Alastengah Situbondo, 1 Warga Tertimbun Tanah

Setelah diguyur hujan lebat, tebing setinggi 15 meter di Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang, Situbondo, Jawa Timur, longsor

Tayang:
Penulis: Izi Hartono | Editor: irwan sy
BPBD Situbondo
LONGSOR SITUBONDO - Setelah diguyur hujan lebat, tebing setinggi 15 meter di Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang, Situbondo, Jawa Timur, longsor, Senin (25/11/2025) sore. Akibat longsoran tanah dengan lebar 20 meter itu menimpa bangunan rumah Akiman (60) warga setempat. 

Ringkasan Berita:
  • Tebing setinggi 15 meter di Desa Alastengah, Sumbermalang, Situbondo, longsor (25/11/2025) setelah hujan lebat, menimpa rumah Akiman.
  • Anak pemilik rumah, Hosnainiah, tertimbun material longsor. Korban berhasil dievakuasi warga dan dilarikan ke Puskesmas Widoropayung.
  • Longsor dipicu hujan deras dan tanah gembur.
  • BPBD Situbondo menerjunkan TRC untuk asessment dan mendirikan tenda darurat.

 

SURYA.co.id | SITUBONDO - Setelah diguyur hujan lebat, tebing setinggi 15 meter di Desa Alastengah, Kecamatan Sumbermalang, Situbondo, Jawa Timur, longsor, Senin (25/11/2025) sore.

Akibat longsoran tanah dengan lebar 20 meter itu menimpa bangunan rumah Akiman (60) warga setempat.

Baca juga: Bus Tergelincir Ke Jurang 20 Meter Di Perbatasan Bondowoso-Situbondo, Penumpang Terpental Dari Kursi

Tragisnya anak pemilik rumah bernama Hosnainiah tidak sempat menyelamatkan diri dan tertimbun material tanah longsoran tersebut.

Bencana tanah longsor yang pertama kali diketahui Marhatep bersama warga melakukan upaya penyelamatan dengan menggunakan tangan untuk menyingkirkan materian tanah longsor yang menimpa warga tersebut.

Luka di Sekujur Tubuh

Setelah itu, korban Hosnainiah yang mengalami luka di sekujur tubuhnya dievakuasi ke tempat dan aman serta dilarikan ke Puskesmas Widoropayung, untuk mendapatkan penangan medis.

Salah seorang warga, Sohnaji mengatakan, pada saat itu di desanya diguyur hujan deras dan menyebabkan tebing tanahnya longsor.

"Iya tanah longsoranya itu menimpa rumah warga," ujarnya saat dihubungi via telepon.

Menurutnya, pada saat bencana tanah longsor itu terjadi, pemilik rumah sedang tidak ada di rumahnya, karena sedang bekerja di ladangnya.

"Waktu itu dirumah itu hanya ada anaknya, sehingga tidak dapat menyelamatkan diri dan terimbun longsor," katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD SItubondo, Sruwi Hartanto, membenarkan adanya laporan bencana tanah longsor yang menimpa rumah warga itu.

Tanah itu longsor, kara Sruwi, dikarenakan kondisi tanahnya gembur setelah diguyur hujan.

"Iya kejadianya kemarin sore sekitar pukul 14.20 WIB," ujarnya.

Dikatakan, pihaknya telah menerjun tim reaksi cepat (TRC) ke lokasi bencana untuk melakukan asessment dan mendirikan tenda darurat untuk menampung warga, karena tanah disampingnya kondisinya juga mengkhawatirkan.

"Tanah itu terlihat ada retakan, sebab jika longsor akan ada tiga rumah yang berdampak. Makanya kita dirikan tenda sebagai tempat sementara para warga itu," katanya.

Kalaksa BPBD mengimbau agar masyarakat yang rumahnya berdekatan dengan tebing untuk selalu waspada dan berhati hati saat turun hujan.

"Intinya waspada itu perlu, karena mengantisipasi hal yang tidak kita inginkan," pungkasnya.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved