Rabu, 13 Mei 2026

Juara Berkat Miniatur Masjid Jami Baitul Amin Dari Bambu, Bukti Pemkab Jember Peduli Lingkungan

Bobby mengaku sengaja menghadirkan domba secara langsung di lokasi lomba agar menjadi daya tarik tambahan di festival ini

Tayang:
Penulis: Imam Nahwawi | Editor: Deddy Humana
Dokumen Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jember
KREASI JUARA - Stand bambu miniatur Masjid Jami Baitul Amin Jember mengikuti festival Dewi Cemara di Alun-alun Bondowoso, Minggu (24/8/2025). Stand milik Pemkab Jember menjadi juara dalam festival itu. 

SURYA.CO.ID, JEMBER - Pemkab Jember meraih juara dalam Festival Dewi Cemara Tingkat Jawa Timur 2025 yang digelar Alun-Alun Kabupaten Bondowoso pada 22–24 Agustus 2025.

Prestasi terbaik Jember itu berkat desain bambu untuk merakit miniatur Masjid Jami Baitul Amin, dan festival yang semua pemerintah kabupaten/kota di Jawa Timur.

Stand tersebut mencuri perhatian panita, sebab dirancang unik dan menceritakan masjid legendaris ini dikenal sebagai ikon sejarah pusat peradaban masyarakat Jember.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jember, Bobby Arie Sandy menjelaskan, stand tersebut tidak hanya menonjolkan kreativitas arsitektur bangunan tempat ibadah.

"Tetapi penggunaan bambu juga menjadi simbol tradisi, kerajinan tangan, sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan," kata Bobby, Selasa (26/8/2025).

Menurutnya, desain bambu menyerupai Masjid Jami Baitul Amin Jember tersebut menampilkan keharmonisan religius masyarakat Bumi Pandalungan. "Kami ingin menunjukkan harmoni nilai religius, budaya, dan kearifan lokal," kata Bobby.

Bobby mengaku sengaja menghadirkan domba secara langsung di lokasi lomba agar menjadi daya tarik tambahan di festival ini.

"Hewan tersebut merupakan simbol Desa Sidomulyo di Kecamatan Silo yang dikenal sebagai sentra peternakan hingga dijuluki Raja Domba," tambahnya.

Melalui kolaborasi domba dan bambu miniatur masjid pada pameran stand tersebut, Bobby mempromosikan, potensi di Kabupaten Jember. "Potensi wisata Jember bukan hanya alam dan budaya, tetapi juga peternakan sebagai kekuatan ekonomi masyarakat,” ulasnya.

Berkat gelar prestasi di festival ini, pihaknya akan mengembangkan pariwisata desa di Jember agar bisa bersaing di kancah regional hingga nasional.

"Pemda akan terus mendukung kreativitas masyarakat, memperluas promosi potensi lokal, dan meningkatkan daya saing Jember di level regional maupun nasional," paparnya. ****

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved