Berita Lamongan
6 Warga Lamongan Diduga Alami Keracunan Seusai Makan Tahu Tek, Polisi Ambil Sampel Makanan
Sebanyak 6 warga Lamongan diduga keracunan seusai menyantap tahu tek, Sabtu (3/6/2023) malam.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: irwan sy
SURYA.co.id l LAMONGAN - Sebanyak 6 warga Lamongan diduga keracunan seusai menyantap tahu tek, Sabtu (3/6/2023) malam.
Keenam warga tersebut harus menjalani pemeriksaan intensif di Puskesmas Pucuk dengan gejala mual, muntah dan kepala pusing.
Salah seorang korban, Zainal, yang mengungkapkan kejadiannya bermula ketika ia bersama teman-temannya pulang kerja.
Mereka tidak langsung pulang, tapi menjenguk teman kerja mereka bernama Tasmianto yang sedang sakit di Desa Padenganploso, Kecamatan Pucuk.
Seusai menjenguk, Zainal bersama teman-temannya mampir ke warung untuk makan tahu tek.
Selain ada makan dan minum es teh, es buah mangga, dan juga semangka.
"Seusai menjenguk, kami makan tahu tek yang ada di desa itu, " kata Zainal kepada wartawan, Sabtu (3/6/2023).
Seusai makan, mereka kemudian pulang ke rumah masing-masing.
Namun pada dini hari merasakan gejala yang tak wajar, perut mual, muntah, kepala pusing, diare, dan badan panas.
Zainal menyebutkan saat bertandang ke rumah Tasmianto ia bersama 14 orang temannya, namun 8 teman lainnya tidak masalah.
Zainal dan 5 rekannya yang mengalami keracunan dilarikan ke Puskesmas Pucuk untuk mendapat perawatan medis dengan gejala yang sama.
"Hanya 6 yang dirawat, semuanya sudah menunjukkan perkembangan yang baik. Sadar ," kata Zainal.
Keenam warga yang menjalani rawat inap di Puskesmas Pucuk tersebut adalah Asari dan Zainal, keduanya warga Desa Paji, Kecamatan Pucuk, Kurniawan warga Wonosobo, Jateng; Maliki warga Desa Karangtinggil, Kecamatan Pucuk, Abidin warga Ngambeg, Kecamatan Pucuk, dan Bayu warga Lamongan.
Polsek Pucuk langsung melakukan penyelidikan setelah menerima laporan dugaan keracunan itu.
Polisi telah meminta keterangan para korban di puskesmas.
Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro dikonfirmasi Surya.co.id menyatakan, petugas sudah melakukan penyelidikan.
Anggota Polsek Pucuk sudah ke TKP dan ke Puskesmas, juga meminta berbagai macam sampel makan untuk proses penyelidikan.
"Dari hasil pemeriksaan lab sampel makanan itu nanti baru bisa diketahui pasti penyebabnya," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/korban-keracunan-menjalani-perawatan.jpg)