Breaking News:

Berita Surabaya

Progres Giling Tebu PTPN X 2022 Meningkat dari Capaian 2021

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X mencatatkan kinerja giling tebu tahun 2022 yang melebihi capaian giling tahun 2021.

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: irwan sy
PTPN X
Kegiatan giling di pabrik gula di bawah PTPN X yang dilakukan mulai di lahan saat panen hingga ke pengolahan di pabrik untuk menjadi gula pasir. 

Berita Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X mencatatkan kinerja giling tebu tahun 2022 yang melebihi capaian giling tahun 2021.

Tercatat 4,09 juta ton tebu telah digiling di sembilan Pabrik Gula (PG) di bawah PTPN X.

Berdasarkan laporan harian produksi sampai dengan Senin (3/10/2022), jumlah produksi gula total 280.824 ton dengan rendemen diproyeksikan di atas 7 persen.

“Kinerja tahun 2022 ini jauh membaik jika dibandingkan dengan kinerja tahun lalu. Hal ini tentunya hasil dari evaluasi dan monitoring ketat yang dilakukan, serta penerapan dan pembenahan strategi giling baik di sisi on farm maupun off farm. Saya berterima kasih kepada seluruh karyawan, melalui Serikat Pekerjanya, mereka mendukung semua program manajemen dan solid untuk kemajuan perusahaan,” kata Tuhu Bangun, Direktur PTPN X, Rabu (5/10/2022).

Menurutnya, jika jumlah tebu digiling tembus di atas 4 juta ton, berarti akan memecahkan rekor jumlah tebu digiling PTPN X dalam kurun waktu empat tahun terakhir.

Selain itu, angka produktivitas giling tahun ini juga mencapai 83 Ton/Ha, yang juga tertinggi dibandingkan empat tahun terakhir.

"Jika dibandingkan dengan hari giling yang sama di tahun lalu, jumlah tebu yang digiling meningkat 26 persen. Sedangkan jumlah produksi gula juga meningkat 20 persen," jelas Tuhu.

Peningkatan ini diharapkan dapat berdampak pada kinerja operasional dan keuangan PTPN X secara keseluruhan, sehingga nantinya juga meningkatkan kontribusi PTPN X terhadap produksi gula nasional.

"Pada sisa musim giling sekitar 30 hari, PTPN X berfokus menjaga keajegan pasok Bahan Baku Tebu (BBT) ke dalam pabrik gula dengan cara terus berkoordinasi dan bersinergi dengan petani," jelas Tuhu.

Selain itu, monitoring juga intensif dilakukan untuk menekan jam berhenti dan angka losses.

Angka jam berhenti tahun ini yaitu 9,1 persen di mana lebih rendah dibandingkan tahun 2021 yang mencapai 19,21 persen.

“Di sisa hari giling ini, kami optimis akan mencapai target yang sudah dicanangkan. Giling diperkirakan sampai awal November 2022. Kami akan mengoptimalkan seluruh upaya agar PTPN X mampu menggiling tebu jauh di atas RKAP 2022 4,2 juta ton dan memproduksi gula lebih dari 340 ribu ton,” pungkas Tuhu.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved