Pemilu 2024

Baru Dapat 39 dari Target 60 Bacaleg, PDIP Nganjuk Perpanjang Masa Penjaringan Hingga 8 Oktober

Apalagi persyaratan awal untuk mendaftarkan diri dalam penjaringan bacaleg PDIP cukup dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Deddy Humana
surya/ahmad amru muiz
Ketua DPC PDIP Kabupaten Nganuk, Tatit Heru Tjahjono. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Masa penjaringan bakal calon legislatif dari internal PDIP Kabupaten Nganjuk diperpanjang. Kalau sebelumnya penjaringan hanya sampai 30 September 2022, sekarang diperpanjang hingga 8 Oktober 2022.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono menjelaskan, sampai penutupan masa penjaringan 30 September lalu, total ada 39 nama bacaleg yang diusulkan atau dijaring Pengurus Anak Cabang (PAC). Jumlah tersebut masih jauh dari harapan, yaitu ditargetkan ada 60 nama bacaleg yang dijaring.

"Untuk itu, kami optimistis sampai akhir masa penjaringan bacaleg internal, PDIP Nganjuk akan bisa mencapai apa yang diharapkan sejak awal," kata Tatit, Rabu (5/10/2022).

Dalam masa penjaringan perpanjangan ini, dikatakan Tatit, dibuka seluas-luasnya bagi masyarakat Kabupaten Nganjuk. Siapapun yang ingin menjadi caleg dari PDIP Nganjuk dipersilakan untuk mendaftarkan diri.

Apalagi persyaratan awal untuk mendaftarkan diri dalam penjaringan bacaleg PDIP cukup dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP). "Makanya, ini kesempatan bagi masyarakat Nganjuk yang memang memiliki kemampuan lebih untuk menjadi caleg dalam Pemilu 2024. Mereka bisa mendaftarkan diri ke PDIP,' ucap Tatit.

Sejauh ini tahap penjaringan bacaleg PDIP dikhususkan untuk para kader sendiri. Hal itu dimaksudkan untuk memberikan kesempatan bagi kader atau internal PDIP mendaftar. Namun hingga penutupan pendaftaran tahap pertama tersebut, jumlah pendaftar belum memenuhi harapan.

Lebih lanjut diungkapkan Tatit, digelarnya penjaringan bacaleg PDIP secara internal tersebut menjadi strategi tersendiri PDIP. Hal ini untuk mengetahui hasil survey PDIP sebelum ada pencalegan seperti apa.

Berikutnya kembali melalui survey dengan telah adanya bacaleg, kondisinya seperti apa. Dengan demikian nantinya bisa diperoleh data akademis atau bukan data asal-asalan untuk menargetkan perolehan kursi di DPRD dalam Pemilu mendatang.

"Seperti untuk kursi DPRD Nganjuk, saat ini memiliki 13 kursi dan apakah dalam Pemilu mendatang bisa mendapatkan tambahan 5 kursi dari setiap Dapil, bisa diketahui dari hasil survey itu. PDIP dalam menargekan perolehan kursi harus berdasarkan data di lapangan, bukan estimasi," tutur Tatit. *****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved