Breaking News:

Berita Gresik

Sisihkan Rp 15 Juta Setiap Bulan, Founder PT Wisefx Bagikan Nasi Bungkus untuk Warga Miskin Gresik

Gus Fik mengatakan, sebanyak 51 janda tua dan dhuafa di Desa Sekapuk mendapat bantuan makanan berbuka berupa nasi bungkus.

Penulis: Sugiyono | Editor: Deddy Humana
surya/mochamad sugiyono
Gus Fik (jas hitam) bersama Tim GresikBaik berbagi nasi bungkus untuk berbuka puasa kepada janda dan fakir miskin di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah - Gresik, Minggu (10/4/2022). 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Kegiatan bersedekah dan membantu sesama masih digiatkan komunitas GresikBaik yang dibentuk oleh Rachmad Rofik (Gus Fik). Lewat komunitasnya dalam PT Wisefx, Gus Fik menggalang sumbangan dalam bentuk nasi bungkus untuk berbuka puasa kelada puluhan janda tua dan dhuafa di bulan Suci Ramadhan 1443 Hijriyah ini.

Kegiatan bagi-bagi nasi bungkus itu dilakukan di Desa Sekapuk Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Minggu (10/4/2022). Total anggaran yang dikeluarkan untuk kegiatan amal ini mencapai Rp 15 juta dalam sebulan.

Gus Fik mengatakan, sebanyak 51 janda tua dan dhuafa di Desa Sekapuk mendapat bantuan makanan berbuka puasa berupa nasi bungkus.

"Kebermanfaatan yang ditebarkan ini merupakan sebagian kecil dari empati dan kepedulian sosial saat masih labilnya perekonomian dan saat laju inflasi 3,6 persen yang mulai naik signifikan," kata Gus Fik.

Lebih lanjut Gus Fik menambahkan, latar belakang kegiatan bersedekah makanan berpuasa Ramadhan ini adalah atas petunjuk dan karunia dan kasih sayang Allah. Kegiatan sosial ini melanjutkan tradisi kebaikan dari bulan Sya'ban dan dilanjutkan di bulan Ramadhan.

"Sebelumnya, kita memberikan sedekah sebungkus nasi pagi untuk sarapan kepada para janda dan fakir miskin. Sekarang diganti nasi berbuka puasa. Pada hakikatnya bukan kita yang bisa bersedekah, namun Allah yang menggerakkan hati kita, agar tetap bisa mengasihi pada yang lebih membutuhkan dari kita. Jadi, hakikatnya tidak ada kemampuan selain karunia dan kasih sayang Allah saja," imbuh founder PT Wisefx ini.

Lebih lanjut Gus Fik menambahkan, inflasi sangat berdampak pada masyarakat lapisan bawah. Sehingga berpotensi meningkatnya angka kemiskinan sebesar 9,7 persen pada 2021.

"Sesuai data, 64 persen konsumsi masyarakat miskin ada pada makanan, sehingga kebutuhan pokok, seyogyanya bisa dikelola dengan baik. Agar tidak semakin memperlebar jurang kemiskinan di saat inflasi yang mulai melanda negeri," imbuhnya.

Menurut Gus Fik, instruksi Presiden RI Joko Widodo kepada para menteri, seharusnya memiliki solusi dan empati yang tinggi. Dan turut serta bahu membahu mengurangi dampak inflasi yang sangat terasa pada masyarakat lapisan bawah.

"Sense of crisis sebisa mungkin menjadi sebuah aksi kemanusiaan yang besar dan masif, sehingga benar-benar bisa menekan angka kemiskinan agar tidak naik akibat inflasi," tegas Gus Fik.

Meski bukan seorang menteri, Gus Fik sebagai relawan Jokowi sejak 2014, tetap berusaha menjadi warga negara yang berguna dengan tetap istiqamah dan berbagi kepada masyarakat miskin.

"Saat ecovery usai pandemi Covid-19 sekarang ini, memang berakibat pada inflasi. Siapapun presidennya, menghadapi kondisi seperti ini tidaklah gampang. Dan tetap membutuhkan dukungan dari para menteri serta banyak pihak untuk bisa keluar dari pandemi dengan sehat wal afiat," katanya. *****

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved