Berita Pasuruan
Pandemi Bisa Dorong Koperasi Bertransformasi ke Ekonomi Digital, LinkAja Syariah Gandeng Pesantren
bahwa pandemi justru menjadi momentum untuk mendorong transformasi koperasi ke arah ekonomi digital.
Penulis: Galih Lintartika | Editor: Deddy Humana
SURYA.CO.ID, PASURUAN - Pembatasan interaksi langsung sebagai dampak pandemi Covid-19, berdampak pada perubahan aktivitas ekonomi ke arah digital.
Karena itulah, Deputi Direktur Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop-UKM), Ahmad Zabadi menyampaikan bahwa pandemi justru menjadi momentum untuk mendorong transformasi koperasi ke arah ekonomi digital.
"Koperasi perlu didorong untuk segera melakukan adaptasi terhadap perubahan perilaku penggunaan teknologi digital dalam menjalankan bisnis. Sehingga koperasi menjadi lebih siap dalam era ekonomi digital," kata Zabadi.
Sabidi mewakili Kemenkop-UKM memberikan apresiasi dan mendukung penuh sinergitas antara LinkAja Syariah dengan Koperasi BMT UGT Nusantara dalam pengembangan bisnis, Rabu (23/2/2022).
"Ini merupakan langkah dan terobosan yang sangat baik untuk mendorong masyarakat beralih dari cash menjadi cashless. Kami optimistis sinergitas ini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah," paparnya.
LinkAja Syariah hadir menjawab kebutuhan layanan transaksi keuangan masyarakat Muslim Indonesia dengan memfasilitasi berbagai jenis pembayaran, seperti pembayaran kebutuhan esensial sehari-hari.
Selain itu, LinkAja Syariah juga melayani kegiatan Islami seperti donasi, sedekah dan wakaf yang tentunya sesuai dengan syariat Islam. Hingga saat ini, LinkAja Syariah memiliki lebih dari 6 juta pengguna terdaftar.
LinkAja Syariah sudah berkolaborasi secara progresif dengan beberapa mitra strategis, di antaranya Koperasi Baitul Maal wa Tamwil (BMT) Usaha Gabungan Terpadu (UGT) Nusantara dan aplikasi pondok pesantren berbasis web.
Wibawa Prasetyawan, Chief Marketing Officer LinkAja menyampaikan optimismenya melalui kolaborasi ini. Menurutnya, ada peluang besar pada sektor koperasi syariah.
"Kami optimistis akan meningkatnya jumlah pengguna serta transaksi keuangan dalam ekosistem ekonomi syariah di Indonesia. Semoga ini mendorong terwujudnya layanan keuangan yang inklusif," ujar Wibawa.
LinkAja Syariah merupakan sebuah terobosan dalam perekonomian syariah serta memfasilitasi para penggunanya untuk pemenuhan transaksi keuangan yang amanah.
Sebagai e-wallet Syariah pertama di Indonesia, LinkAja Syariah semakin mengukuhkan statusnya sebagai layanan keuangan digital yang terpercaya melalui sertifikasi kesesuaian syariah dari DSN (Dewan Syariah Nasional).
Sebagai pengembangan fitur syariah dari Bank Indonesia, kehadiran LinkAja Syariah adalah upaya nyata perusahaan untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi secara umum atau nasional. ****
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/link-syariah-dorong-digitalisasi-ekonomi-di-pesantren-pasuruan.jpg)