Minggu, 26 April 2026

Libur Nataru 2025/2026, Kunjungan Wisata ke Banyuwangi Tembus 290 Ribu

Libur Nataru 2025/2026, kunjungan wisata ke Banyuwangi Jatim tembus 290.776 orang. Wisata alam masih jadi favorit wisatawan.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Cak Sur
istimewa/Dokumentasi Disbudpar Banyuwangi
WISATA BANYUWANGI - Destinasi wisata di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Selama libur panjang Natal dan tahun baru 2025/2026, lebih dari 209 ribu wisatawan berkunjung ke kabupaten ujung timur Pulau Jawa itu untuk berlibur. 
Ringkasan Berita:
  • Kunjungan wisata ke Banyuwangi Jatim selama libur Nataru 2025/2026 mencapai 290.776 orang, naik sekitar 50 ribu dari tahun lalu.
  • Destinasi wisata alam seperti Kawah Ijen, Pulau Merah dan De Djawatan masih menjadi primadona wisatawan.
  • Lonjakan wisatawan berdampak positif bagi hotel, UMKM dan sektor jasa pariwisata lainnya.

 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI – Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timu (Jatim), kembali membuktikan diri sebagai salah satu destinasi favorit nasional. 

Selama libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, jumlah kunjungan wisatawan ke daerah ujung timur Pulau Jawa ini menembus 290.776 orang.

Data Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi mencatat, lonjakan wisatawan terjadi dalam rentang 22 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, meningkat sekitar 50 ribu kunjungan dibanding periode libur Nataru tahun sebelumnya.

“Capaian ini tergolong bagus. Apalagi di sejumlah daerah tujuan wisata lain justru terjadi penurunan kunjungan selama Nataru,” kata Plt Kepala Disbudpar Banyuwangi, Taufik Rohman.

Wisata Alam Masih Jadi Primadona

Taufik menjelaskan, wisata alam masih menjadi magnet utama bagi para pelancong. 

Sejumlah destinasi mencatatkan kunjungan tertinggi selama libur akhir tahun, di antaranya TWA Kawah Ijen, Pantai Marina Boom, Hutan De Djawatan, Pantai Pulau Merah, Banyuwangi Park, Bangsring Under Water dan Pemandian Jopuro.

“Sekitar 95 persen destinasi wisata di Banyuwangi adalah wisata alam, sehingga wajar jika sektor ini selalu mendominasi kunjungan,” ujarnya.

Destinasi Rintisan Ikut Terdongkrak

Selain destinasi populer, wisata rintisan juga mulai menarik perhatian wisatawan. Salah satunya Ekowisata Gerbang Raung di Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu.

“Di beberapa momen Nataru, Gerbang Raung dipenuhi wisatawan yang ingin merasakan sensasi berlibur di alam terbuka,” ungkap Taufik.

Dampak Ekonomi Meluas

Lonjakan wisatawan tersebut berdampak signifikan terhadap perekonomian lokal. Sektor perhotelan, homestay, UMKM, persewaan kendaraan hingga pelaku jasa wisata lainnya turut merasakan manfaat langsung.

“Pariwisata menggerakkan banyak sektor, baik yang terkait langsung maupun tidak langsung,” pungkasnya.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved