Kamis, 9 April 2026

Berita Probolinggo

Ajaib, Alquran Mini Selamat dari Amukan Api yang Membakar Pasar Leces Probolinggo

Peristiwa kebakaran Pasar Leces di Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, menyisakan hal di luar nalar alias ajaib.

Penulis: Danendra Kusumawardana | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Danendra Kusumawardana
Seorang warga menunjukkan Alquran mini yang selamat dari api yang melumat Pasar Leces Probolinggo, Selasa (5/12/2023). 

SURYA.CO.ID, PROBOLINGGO - Peristiwa kebakaran Pasar Leces di Desa Sumberkedawung, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, menyisakan hal di luar nalar alias ajaib.

Sebuah Alquran mini terhindar dari lumatan api. Kondisi Alquran itu utuh, hanya ujung kertas dan bagian kecil sampul depan yang gosong terkena api.

Seluruh ayat suci di dalam Alquran mini masih bisa terbaca dengan jelas.

Seorang warga Desa Sumberkedawung, Rosi (34) mengatakan, Alquran mini ditemukan di dalam musala Pasar Leces.

Bangunan musala Pasar Leces turut menjadi sasaran amukan api.

Pasalnya, lokasi musala berada di sisi timur satu deret dengan ratusan kios yang terbakar.

"Ajaibnya, Alquran mini ini tak sepenuhnya terlumat api. Hanya bagian kecil saja gosong terkena api. Yakni, samping kertas dan sampul depan Alquran. Sedangkan, ayat Alquran bisa terbaca jelas," ungkap Rosi, Selasa (5/12/2023).

Ia mengatakan, Alquran mini merupakan satu-satunya perlengkapan yang selamat atau terlindung dari api. Benda-benda lain yang berada di dalam musala ludes terbakar.

"Posisi Alquran mini berada di atas kusen jendela musala. Kaca jendela pecah. Seisi musala habis terbakar. Yang selamat dari api hanya Alquran mini. Ini kuasa Allah," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Pasar Leces yang berlokasi di Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, terbakar hebat pada Senin (4/12/2023) sekitar pukul 15.30 WIB.

Si jago merah menghanguskan kios pedagang ikan, tepatnya sisi timur pasar. Asap hitam pekat tampak membumbung tinggi.

Para pedagang Pasar Leces berupaya memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya, seperti timba berisi air. Namun, api makin membesar sehingga sukar dipadamkan.

Beberapa pedagang lain yang berada di sisi barat pasar, berupaya menyelamatkan barang dagangannya.

Dengan wajah panik, para pedagang berlarian membopong barang dagangannya ke tempat lebih aman.

Tak sedikit pedagang yang menitikkan air mata. Ada pula yang bermunajat agar kiosnya tak terjilat api.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved