UMK Surabaya 2022

Berapa UMK Surabaya 2021 dan Usulan Pemkot soal UMK Surabaya 2022? Ini Bocorannya

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bertemu perwakilan pengusaha, Serikat Pekerja (SP), dan Serikat Buruh (SB), Selasa (9/11/2021). Pemkot Surabaya saat ini masih menunggu pengumuman lanjutan soal besaran UMK Surabaya 2022.

SURYA.CO.ID - Berikut ini update terakit Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Surabaya tahun 2022, beserta perbandingan dengang UMK Surabaya 2021.

Berdasar data, UMK Surabaya 2021 menjadi updah tertinggi di Jawa Timur di antara 37 kota lainnya.

Tercatat, UMK Surabaya 2021 ditetapkan sebesar Rp 4.300.479, mengacu pada Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur nomor 188/538/KPTS/013/2020 tentang UMK 2021.

Baca juga: UMP Jatim 2022 Naik 22 Ribu, Bagaimana Soal Besaran UMK Surabaya 2022?

Dilansir dari Kompas.com, selain UMK Surabaya, SK yang diteken Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tersebut juga mengatur 37 daerah lain setingkat kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur.

Sebagai informasi, UMR atau upah minimum regional merupakan penyebutan upah minimum di suatu provinsi dan kabupaten.

Saat ini, istilah UMR sudah digantikan dengan UMP (upah minimum provinsi) dan UMK (upah minimum kabupaten kota).

Di tahun 2021, ada 11 daerah di Jawa Timur yang tidak mengalami kenaikan nilai UMK 2021 antara lain Jombang, Tuban, Jember, Banyuwangi, Lumajang, Bondowoso, Bangkalan, Nganjuk, Sumenep, Kota Madiun, dan Sampang.

Sementara sebanyak 27 daerah lainnya, UMK 2021 mengalami kenaikan beragam dari Rp 100.000 hingga Rp 25.000.

Untuk Kabupaten Malang, Kabupaten Probolinggo, Bojoneoro, Kota Blitar, dan Kabupaten Blitar, masing-masing naik Rp 50.000.

Sedangkan Kota Pasuruan, Kota Batu, Kota Mojokerto, Kota Kediri, Kabupaten Kediri, Trenggalek, Situbondo, Pamekasan, Ponorogo, dan Magetan, naik Rp 25.000.

Halaman
1234