Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

3 Kejanggalan Baru Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Mengapa Polisi Tidak Mereaksinya?

Editor: Musahadah
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Lokasi pembunuhan ibu dan anak di Subang. Terungkap 3 kejanggalan baru dari kasus yang menewaskan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu tersebut.

SURYA.co.id | SUBANG - Lebih tiga bulan kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang terjadi, hingga kini polisi belum juga menetapkan satu pun tersangka. 

Sempat tersiar kabar polisi akan menahan salah satu saksi pada Jumat (19/11/2021), namun rumor itu tak terbukti. 

Sejumlah kejanggalan mewarnai proses penyelidikan pembunuhan yang menewaskan Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Ratu. 

Kejanggalan ini terungkap dari keterangan sejumlah saksi seperti Muhammad Ramdanu dan Yoris Raja Amanullah.   

Berikut sejumlah kejanggalannya:

1. Sosok Banpol belum diperiksa

Sosok petugas bantuan polisi (banpol) Polsek Jalancagak berinisial U diungkap saksi Muhammad Ramdanu alias Danu. 

Danu mengaku sehari setelah pembunuhan dia diminta banpol U masuk TKP pembunuhan untuk menguras bak mandi.

Penegasan keberadaan sosok banpol berinisial U ini diungkapkan Kepala Desa Jalancagak, Kabupaten Subang, Indra Zainal Alim. 

"Banpol itu memang ada. Iya memang ada," tegas Indra dikutip dari channel youtube Fredy Sudaryanto Sport, Jumat (19/11/2021).

Halaman
1234