Virus Corona Surabaya

Update Virus Corona Surabaya 25 Oktober 2021: Nyaris Nol Kasus, Ini Permintaan Walikota Eri Cahyadi

Penulis: Abdullah Faqih
Editor: Iksan Fauzi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Update Virus Corona Surabaya 25 Oktober 2021=

Sekalipun demikian, Cak Eri -panggilan Eri Cahyadi- mengingatkan bahwa pandemi belum selesai. Oleh karena itu, protokol kesehatan tetap harus dijalankan.

Pihaknya mewanti-wanti, momentum pergerakan roda ekonomi saat ini jangan sampai terganggu ledakan kasus Covid-19 kembali.

"Kita tidak puas, agar tetap ekonomi berjalan, tolong dijaga prokes," terangnya.

"Jangan euforia, lupa, kemudian tidak prokes. Jangan sampai, Naudzubillah min dzaalik, jangan sampai ada gelombang ketiga," harap Cak Eri.

Menurunnya kasus Covdi-19 di Surabaya selaras dengan upaya Testing, Tracing dan Treatment (3T) yang terus digencarkan di Surabaya. Di antaranya, perawatan di Asrama Haji yang kini menyisakan 2 orang.

"Dari 10 orang, 2 orang di Asrama Haji, dan lainnya di RS," kata Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya Febriadhtya Prajatara dikonfirmasi terpisah.

Praktis, Bed Occupancy Rate (BOR) turun menyisakan 2,04 persen saja. Terendah selama sebulan terakhir.

Sekalipun demikian, tracing yang dilakukan cukup tinggi. Tiap 1 orang positif, tracing dilakukan kepada 28 orang (1:28). Kemudian dari testing, angka positivity rate berada di angka 0,13 . Angka kematian akibat Covid-19 selama Oktober juga nihil (0 kasus).

Selaras dengan ini, vaksinasi juga terus digenjot. Vaksinasi dosis pertama saat ini menyentuh 113 persen, sedangkan untuk lansia mencapai 93 persen.