Selasa, 7 April 2026

Berita Gresik

Terekam CCTV Aksi Maling Sepeda Angin di Gresik saat Copot Roda di Teras Rumah Korban

Maling sepeda angin beraksi di Jalan Rubi IV, Perumahan Permata Suci (PPS), Manyar, Gresik, Selasa (28/9/2021).

Penulis: Willy Abraham | Editor: Parmin
surya.co.id/willy abraham
Terekam cctv maling sepeda angin di Jalan Rubi IV, Perumahan Permata Suci (PPS), Manyar, Gresik, Selasa (28/9/2021). 

SURYA.co.id | GRESIK - Aksi pencurian kembali terekam Closed Circuit Television (CCTV). Komplotan maling nekat beraksi dengan menggunakan mobil berjumlah sekitar empat orang.

Mereka beraksi sekitar pukul 03.00 dinihari. Pengamanan ketat pemilik rumah tidak menciutkan nyali para komplotan maling ini.

Mereka menggunakan mobil Toyota Avanza. Pagar besi ditutup dengan fiber plastik, kondisi pagar yang digembok, dan kamera CCTV di teras rumah tidak membuat mereka takut.

Dalam rekaman CCTV, sebuah mobil warna hitam dengan plat nopol B 2325 PFX itu terlihat melintas di daerahan Jalan Rubi IV nomor 1, Perumahan Pertama Suci (PPS), Manyar, Gresik.

Tiga orang berpakaian hoodie tiba-tiba turun dalam mobil lalu seseorang di antara mereka memasuki pagar rumah dengan cara meloncat.

Pria tersebut sempat mencopot bagian depan roda sepeda terlebih dahulu di teras rumah korban.

Lalu, dua orang lainnya bertugas memasukan sepeda angin itu ke dalam bagasi belakang mobil.

Lebih mengejutkan lagi, setelah bagasi mobil dibuka, ternyata banyak sepeda angin lainnya, yang telah berhasil dicuri oleh para bandit ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dalam semalam, lebih dari lima unit sepeda angin yang berhasil digasak.

Diperkirakan, harga sepeda yang dicuri sangat mahal. Kisaran Rp 5 juta hingga Rp 10 juta.

Salah satu korban Djoko warga Perumahan Dinari Kebomas mengatakan, aksi pencurian itu diduga dilakukan secara acak, pada Selasa (28/9/2021) dini hari.

"Saya kehilangan dua mountain bike merek Thrill Ravage 3.0 dan Thrill Ricoced 3.0 warna hijau stabilo. Diperkirakan harganya mencapai Rp 20 juta," ucapnya, Selasa (28/9/2021).

Sementara di korban di Jalan Ruby, enggan keluar rumah. Saat didatangi awak media. Lingkungan setempat sangat sepi, tidak ada orang keluar rumah.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno membenarkan kejadian tersebut.

Korban juga sudah melapor ke Polsek Manyar.

"Benar, saat ini masih dalam penyelidikan," kata kata AKP Windu.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved