KKB Papua

Situasi Terkini Kiwirok, Puluhan Satgas Nemangkawi Kuasai Bandara dan Berhasil Usir KKB Papua

Editor: Iksan Fauzi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Persiapan pasukan dari Kodam 751 Cenderawasih, di Base Ops Lanud Silas Papare, menuju Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang Papua, Rabu (15/9/2021).

SURYA.co.id - Berikut situasi terkini Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua setelah puluhan anggota Satgas Nemangkawi dikerahkan ditambah 10 personel dari Polres Pegunungan Bintang.

Setelah pengerahan para petugas itu, Distrik Kiwirok aman. Bahkan puluhan anggota Satgas Nemangkawi berhasil menguasai Bandara Kiwirok.

Sementara, anggota KKB Papua yang akhir-akhir ini terus menganggu memilih menjauh. Namun, mereka masih tetap menyerang petugas dari jarak jauh.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimun) Kepolisian Daerah (Polda) Papua Kombes Faizal Ramadhani mengungkapkan itu kepada awak media. Meski demikian, Faizal menyatakan KKB Papua masih berada di Distrik Kiwirok.

Para anggota KKB juga masih kerap melakukan gangguan keamanan dengan melepaskan tembakan dari jauh. "Masih ada tembakan, tapi hari ini tidak ada. Mereka ganggu dari jauh," ujarnya, Sabtu (25/9/2021).

Faizal menambahkan, saat ini di Distrik Kiwirok terdapat 66 pesonel gabungan dari Satuan Tugas (Satgas) Nemangkawi dan anggota Kepolisian Resor (Polres) Pegunungan Bintang. Perinciannya yaitu 56 orang berasal dari Satgas Nemangkawi dan 10 orang dari Polres Pegunungan Bintang.

Sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) korban penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) turun dari helikopter milik TNI AD di Lapangan Frans Kaisepo Makodam XVII Cenderawasih, Kota Jayapura, Papua, Jumat (17/9/2021). Sembilan dari 11 tenaga kesehatan Puskesmas Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang yang menjadi korban penyerangan KKB pada Senin (13/9/2021) di evakuasi ke Jayapura untuk menjalani perawatan di Rumah Sakit Marthen Indey, Kota Jayapura. ANTARA FOTO/Indrayadi TH/hp. (Indrayadi TH)

Satgas Nemangkawi kuasai Bandara Kiwirok

Dengan kehadiran personel gabungan TNI-Polri ini, Faizal menyampaikan bahwa situasi keamanan di Distrik Kiwirok mulai bisa dikendalikan. Kata Faizal, Bandara Kiwirok pun telah dikuasi aparat keamanan.

Pasca-Bandara Kiwirok dikuasai, akses penerbangan mulai lancar. Sejak Jumat (24/9/2021) hingga Sabtu (25/9/2021) pagi, sudah ada empat penerbangan yang berhasil masuk dan keluar Distrik Kiwirok.

Dengan adanya akses penerbangan ini, membuat warga setempat yang ingin mengungsi bisa dievakuasi. "Total sudah empat sorti (penerbangan), sudah 17 warga dievakuasi dan 31 personel berhasil masuk Kiwirok," ucap Faizal.

Halaman
12