Berita Gresik

Sosok Kades Nyentrik Ubah Desa Miskin Jadi Desa Miliarder di Gresik Berkat Destinasi Wisata Setigi

Editor: Iksan Fauzi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kades Abdul Halim mengubah desa miskin menjadi desa miliarder di Gresik berkat Wisata Setigi di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

"Resepnya tidak sulit semua kegiatan harus gila (gagasan, ide, langsung, aksi). Jangan terlalu lama dibahas," ucap dia.

Kepala Desa Sekapuk, Abdul Halim (kiri) menunjukkan Candi Topeng Nusantara kepada Wabup Qosim di wisata Setigi, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Rabu (1/1/2020). (surya.co.id/willy abraham)

Bumdes raup untung Rp 7 miliar

Desa berpenduduk lebih dari 6.000 warga itu belakangan populer dengan sebutan Desa miliarder, karena hasil unit usahanya menyentuh angka miliaran rupiah per tahun, begitu juga pendapatan yang masuk ke pemerintah desa.

Ketua Bumdes Sekapuk Asjudi menuturkan, pihaknya saat ini menggerakkan 5 unit usaha, selain Wisata Setigi, juga Perusahaan Air Masyarakat (PAM), usaha multi jasa yang melayani simpan pinjam masyarakat, pengolahan sampah masyarakat, serta pengolahan tambang.

"Dari usaha-usaha tersebut, tahun lalu Bumdes berhasil meraup laba bersih sebesar Rp 7 miliar, sehingga mampu menyumbang Pendapatan Asli Desa (PAD) sebanyak Rp 2,047 miliar," kata Asjudi.

Tahun ini pihaknya menarget laba Bumdes meningkat menjadi Rp 9,9 miliar dan menyumbang PAD desa sebesar Rp 3,412 miliar. Dari hasil tersebut, pemerintah desa bisa memberikan beasiswa kepada pelajar asal Desa Sekapuk mulai SD, SMP, SMA hingga beasiswa untuk S1 (Sarjana) bagi anak-anak yang berprestasi dan dari keluarga kurang mampu.

"Ke depan kami akan berusaha memberikan insentif bagi warga yang usianya tidak lagi produktif," imbuhnya. Sebagai desa miliarder, Desa Sekapuk memiliki lima kendaraan mewah untuk operasional yang dibeli secara tunai, yakni Alphard untuk Pemdes, Grand Livina untuk kelompok ibu-ibu PKK, Mazda Double Cabin untuk wisata, Expander untuk BUMDes, dan satu unit mobil ambulans standar Covid-19.

Menurut Abdul Halim, mobil mewah tersebut adalah bagian dari apresiasi pemerintah desa kepada warganya. "Ini sebagai bukti bahwa warga Desa Sekapuk mampu bangkit dan sukses seperti sekarang," kata Abdul Halim.

Wisata Selo Tirto Giri (Setigi) di Desa Sekapuk Kecamatang Ujung Pangkah, Kabupaten Gresik (surya.co.id/wiwit purwanto)

Pengembangan usaha di Desa Sekapuk, kata Abdul Halim, akan terus dilakukan karena dari blue print pembangunan yang sudah dijalankan masih 60 persen. Beberapa rencana pengembangan usaha yang belum terealisasi antara lain, pembangunan hotel apung berbentuk kapal cargo di pesisir pantai Desa Sekapuk, pembangunan komplek wisata agropolitan hingga pembangunan gedung serbaguna memanfaatkan yang memanfaatkan aset tanah bengkok desa seluas 3 hektare.

"Karena itu kami sedang mencari pinjaman Rp 100 milliar dari perbankan. Kami yakin pasti bisa bayar. Siteplannya sudah ada," terang dia.

Halaman
1234