Berita Blitar

Tak Panik Terjebak di Rumahnya Yang Terbakar, Nenek di Blitar Ini Malah Mondar-Mandir Cari Rokok

Penulis: Imam Taufiq
Editor: Deddy Humana
Suasana kepanikan saat kebakaran rumah warga di Desa Sumberagung, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Kamis (16/9/2021).

SURYA.CO.ID, BLITAR - Panik pasti dirasakan kalau rumah terbakar, bahkan bisa histeris meminta pertolongan. Kecuali yang dirasakan Paini (70), karena nenek asal Desa Sumberagung, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar ini, lebih panik karena tidak menemukan rokok dan koreknya yang hilang sehingga kurang begitu mempedulikan rumahnya yang terbakar.

Meski terjebak di dalam rumahnya yang sudah dikepung si jago merah, Kamis (16/9/2021) dini hari, namun Mbak Paini yang hidup sendirian itu tidak tampak seperti orang ketakutan.

Akibatnya, terlihat pemandangan lucu namun ironis. Karena saat banyak tetangganya mati-matian memadamkan kobaran api, Mbak Paini malah terlihat masih mondar-mandir di dalam rumahnya yang sudah terkepung api, untuk mencari rokoknya.

Menurut warga yang menyelamatkannya, nenek itu memang terlihat bingung namun bukan karena terjebak di dalam rumahnya. "Melainkan bingung mencari korek api dan rokoknya, yang lupa ditaruh di mana," tutur salah satu warga.

Mbak Paini memang selama ini dikenal sebagai perokok berat sehingga dalam situasi seperti itu pun, ia tidak mau rokoknya tertinggal setelah ia diselamatkan warga.

"Mbak Paini memang bingung dan mondar-mandir di dapur. Namun itu bukan karena tak bisa keluar rumah (di saat rumahnya terbakar)," tambahnya.

Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Tidak diketahui sumber api namun kebakaran kali pertama terlihat di ruang tamu korban. Diduga karena korsleting listrik, namun juga warga yang menduga api berasal dari puntung rokok milik korban sendiri.

"Sebab menurut warga, korban memang perokok dan sering asal menaruh puntung rokoknya yang belum dimatikan. Kami belum bisa memastikan asal api. Banyak dugaan namun dugaan sementara dari korsleting listrik," kata AKP Edi Sumartono, Kapolsek Selorejo.

Dan saat api sudah berkobar di ruang tamu rumah, ada tetangga bernama Mulyono (42), yang rumahnya di belakang rumah korban. Mulyono buru-buru keluar karena mendengar suara aneh dari depan rumah korban.

Bersamaan itu ia juga mencium bau benda terbakar. Begitu melihat ke arah rumah korban, Mulyono kaget karena asap sudah membumbung tebal dari ruang tamu.

Halaman
123