Berita Lamongan

Bak Dapat Durian Runtuh, Tukang Ojek di Lamongan Tiduri Santriwati yang Lari dari Ponpes: KHILAF Pak

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Iksan Fauzi
Tersangk Sueb, tukang ojek yang meniduri santriwati yang kabur dari Ponpes, Kamis (29/7/2021).

Baru keesokan harinya, korban oleh pelaku bermaksud hendak dikembalikan ke Ponpes dengan segala alasannya.

Sebelum peristiwa terbongkar, seorang laki-laki mengaku bernama Udin menghubungi salah satu dewan guru (Ustadzah) di Ponpes tersebut.

Penelpon menginformasikan menemukan santri R di jalanan.

Si guru ini pun bergegas koordinasi ke Ponpes tempatnya mengajar, dan benar R adalah santri Ponpes yang kabur dari Ponpes usai bertengkar dengan temannya.

Memakai jasa Grab, saksi menjemput korban.

Namun di tengah perjalanan, saksi mendapat telepon, jika R sudah ada di Polsek Sugio.

Tiba di Polsek Sugio, saksi mendapati cerita dari korban, bahwa ia telah mengalami persetubuhan yang dilakukan oleh tukang ojek yang rumahnya di Desa Pangkatrejo Kecamatan Sugio.

Kejadian ini kemudian dilanjutkan ke Polres Lamongan dan ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).

Menurut Kasat Reskrim, Yoan, pelaku kini sudah dalam proses penyidikan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Tersangka dijerat Pasal 81 ayat (1) dan ayat (2) dan atau Pasal 82 ayat (1) Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

"TSK sudah kita tahan, " kata Yoan.

Baca berita seputar Lamongan lainnya di SURYA.co.id