Berita Lamongan

Bak Dapat Durian Runtuh, Tukang Ojek di Lamongan Tiduri Santriwati yang Lari dari Ponpes: KHILAF Pak

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Iksan Fauzi
Tersangk Sueb, tukang ojek yang meniduri santriwati yang kabur dari Ponpes, Kamis (29/7/2021).

SURYA.co.di l LAMONGAN - Bak mendapatkan durian runtuh, seorang tukang ojek di Lamongan, Jawa Timur memanfaatkan seorang santriwati kabur dari ponpes karena ada masalah.

Tukang ojek itu memanfaatkan bantuannya dengan cara meniduri alias merudapaksa santriwati tersebut.

Santriwati yang berusia 16 tahun itu berinisial R bertemu dengan tukang ojek bernama Sueb (39) warga Desa Pangkatrejo Kecamatan Sugio, Lamongan.

Ketika ditangkap polisi, Sueb berkelit dan tidak mau mengaku. Lama kelamaan setelah ditunjukkan buktinya, akhirnya mengakui persbuatannya.

"Saya khilaf Pak," ujarnya kepada penyidik Polres Lamongan.

Penangkapan terhadap Sueb tepat sepekan setelah kejadian. Tim Reskrim yang diterjunkan Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Yoan Septi Hendri membuahkan hasil menangkap pelaku.

Banyak kendala yang dihadapi resmob untuk mengungkap siapa laki-laki bejat yang menodai korban saat sedang kabur dari Ponpes usai bertengkar dengan teman satu asrama di Ponpes tersebut.

"Kendalanya, korban tidak mengenali siapa pelaku itu, " kata Yoan kepada SURYA.co.id (TribunJatim Net Work), Kamis (29/7/2021) siang.

Polisi harus banyak melakukan strategi dan menembus cara untuk mengetahui jejak pelakunya.

Pelaku yang meruda paksa di rumah pelaku, termasuk korban yang kabur dari Ponpes bisa tiba di rumah menjadi jembatan polisi untuk mengungkapnya.

Halaman
123