Cemburu Istri Hamil dengan Pria Lain, Suami Bunuh Selingkuhan & Mayat Dibuang di Tol Kebomas Gresik

Cemburu istrinya hamil dengan pria lain ketika ditinggal di Malaysia, Suaminya bernama Jebpar ini bunuh selingkuhan dan mayatnya dibuang di Tol Kebomas Gresik.

SURYA.co.id | GRESIK - Anda ingat penemuan mayat laki-laki di Tol Kebomas beberapa waktu lalu? Ternyata, mayat korban pembunuhan itu dilakukan pria asal Sampang, Madura.

Berikut kronologi dari pengakuan seorang pria Sampang, Jebpar membuang mayat selingkuhan istrinya di Tol Kebomas Gresik.

Polisi akhirnya menangkap otak utama pembunuhan Mat Mola, warga Sampang yang mayatnya dibuang di Tol Kebomas di penghujung tahun lalu.

Tersangka mengaku puas usai membunuh.

Tersangka bernama Jebpar, warga Kecamatan Bunten Timur, Kabupaten Sampang itu mengakui semua perbuatannya.

"Saya tidak menyesal, puas hati saya, saya siap menerima hukuman sebagai bentuk tanggung jawab," kata Jebpar dalam konferensi pers di Mapolres Gresik, Selasa (14/4/2020).

Pria berusia 39 tahun ini mengatakan saat itu, dia dipenjara di Malaysia.

Gara-gara memakai paspor palsu saat akan mencari nafkah di negeri Jiran.

Saat dipenjara, tersangka mendapat informasi bahwa istrinya yang berada di Sampang berbadan dua.

Setelah dibebaskan, dia langsung pulang ke Sampang.

Barulah, sang istri bercerita, bahwa selama ditinggal ke Malaysia dia selingkuh dengan korban bernama Mat Mola.

Perselingkuhan itu, membuat istrinya rela melakukan hubungan terlarang hingga mengandung buah hati Mat Mola.

Tak terima, tersangka berusaha menemui Mat Mola.

Namun, korban yang berusia 34 tahun itu selalu mengelak.

Hingga melarikan diri dan menyewa kamar kos di Gresik.

Jebpar tidak kekurangan akal, dia mengumpulkan peralatan mulai dari mobil, tali tampar untuk menjerat leher korban.

Lokasi korban diketahui langsung dilakukan penjemputan.

Korban yang dibawa ke dalam mobil bertemu tersangka. Korban minta maaf namun sudah terlambat.

Dendam di dalam hati tersangka tak terhankan.

Korban dijadikan samsak hidup, sebelum tali tampar berwarna biru langsung dililit dan dijerat ke leher korban hingga tewas.

Mayat korban langsung dibuang ke tol Kebomas dan mereka langsung berpencar melarikan diri.

Tersangka yang diamankan di rumahnya di Sampang berhasil ditangkap.

Jebpar menegaskan awalnya ingin menyerahkan diri.

Tetapi niat itu urung terlaksana usai dijemput kakaknya sendiri.

"Saya tidak kabur, tetapi dijemput kakak saya ke Pamekasan," bebernya.

Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo mengatakan tersangka adalah otak pembunuhan berencana Mat Mola.

"Nah, kembalinya pelaku ke rumahnya di Sampang didengar aparat kepolisian.

Petugas langsung melakukan penangkapan," ujarnya.

Tersangka langsung dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

"Ancaman hukuman pidana seumur hidup," tutupnya.

Sebelumnya, mayat Mat Mola ditemukan di Tol Kebomas dengan kondisi leher terikat tali tampar.

Setelah diselidiki dua orang tersangka berhasil diringkus oleh Sugiyanto dan Abd Rohman. Sementara empat orang masih masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Gresik.

Berita Populer