Rabu, 8 April 2026

Berita Surabaya

Asyiknya Membuat Eksperimen Letusan Gunung Berapi, 'Gak Susah sih, Cuma Harus Pas Takarannya'

Tiga siswa kelas VI ini berteriak histeris. "Waah sudah jadi, gunung apinya meletus, lavanya keluar," teriak Alvina.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Musahadah
surya/fatimatuz zahro
Sebanyak 600 siswa SD se Surabaya sedang asyik bereksperimen membuat letusan gunung berapi dalam Gramedia Science Day Surabaya, di Convertion Center Tunjungan Plaza, Minggu (29/10/2017). 

SURYA.co.id I SURABAYA - Sebanyak 600 siswa SD se-Jawa Timur tampak asyik bereksperimen dalam lomba Gramedia Science Day Surabaya di Convention Center Tunjungan Plaza, Minggu (29/10/2017).

Siswa dari kelas IV, V dan VI se Surabaya, Mojokerto, Sidoarjo dan sejumlah kota di Jawa Timur tersebut serius melakukan praktikum sederhana membuat gunung api meletus.

Memanfaatkan reaksi kimia, para siswa diajak belajar membuat luapan lava gunung api buatan dari alat dan bahan yang ada di sekitar mereka.

Antusiasme para peserta Gramedia Science Day Surabaya ini tampak terlihat pada tim dari SD Islam Al Chusnaini, yaitu Alvina Lydia Tefa, Andin Alvianti Yunida dan Nasya Agnilla Aradani.

Tiga siswa ini tak sabar menjalankan arahan praktikum membuat gunung api meletus dari panitia.

Mulanya mereka membuat botol minuman kemasan berdiri di atas nampan yang sudah disiapkan oleh panitia.

Sejurus kemudian, tangan-tangan kecil mereka menempelkan tanah liat di dinding botol air minum kemasan sehingga membentuk piramida menyerupai puncak gunung.

"Lalu ayo kita masukkan dua sendok baking powder ke dalam botol minuman dan ditambahkan satu sendok cairan sabun cuci," celetuk Andin mendikte teman-temannya.

Tak banyak, hanya dua sendok baking powder dan satu sendok sabun cuci. Setelah itu, mereka meneteskan air ke dalam botol tersebut.

Tidak sampai di sana, usai membaca petunjuk metode praktikum, Nasya menyiapkan cairan warna yang dibuat dari air putih dicampur dengan cat air.

Kelompok Nasya mendapatkan cat air warna merah. Sedangkan kelompok lain ada warna hijau, biru dan juga kuning.

Setelah tercampur, cairan tersebut dicampurkan ke dalam botol minuman kemasan di puncang gunung yang mereka buat.

Langkah terakhir, Alvina bertugas untuk meneteskan dua tetes cuka ke dalam puncak gunung buatan mereka.

Sejurus kemudian, tiga siswa kelas VI ini berteriak histeris. "Waah sudah jadi, gunung apinya meletus, lavanya keluar," teriak Alvina.

Penambahan dua tetes cairan cuka ke dalam air sabun yang dicampur baking powder dan air warna itu membuat reaksi busa yang naik ke atas botol.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved