Kamis, 23 April 2026

Berita Kota Batu

Pemkot Sesalkan Munculnya Manipulasi Data Kematian untuk Dapatkan Bantuan

"Jumlahnya memang tidak banyak dan maaf tidak bisa kami sebutkan, tapi yang jelas itu sudah menyalahi ketentuan sehingga langsung kami coret."

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Parmin
surya/amru muiz
Seorang warga Kota Batu mendatangani berkas pengusulan bantuan kematian, Selasa (23/6/2015). 

SURYA.co.id | BATU - Masih adanya manipulasi data kematian hanya untuk mendapatkan bantuan sangat disesalkan Pemkot Batu. Hal ini diketahui setelah dilakukanya klarifikasi terhadap nama-nama calon penerima dana kematian oleh tim verifikasi.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkot Batu, Teguh Wijayanto mengatakan, atas temuan data tidak benar tersebut pihaknya sudah melakukan perubahan. Di mana usulan nama yang data kematianya tidak benar langsung dilakukan pencoretan.

"Jumlahnya memang tidak banyak dan maaf tidak bisa kami sebutkan, tapi yang jelas itu sudah menyalahi ketentuan sehingga langsung kami coret," kata Teguh Wijayanto, Selasa (23/6/2015).

Dijelaskan Teguh, bantuan dana kematian tersebut alokasinya hanya untuk yang meninggal tahun 2015. Sedangkan untuk yang meninggal tahun 2014 tidak bisa diajukan mendapatkan. Hanya ada upaya sejumlah pihak terkait yang membuatkan akta kematian pada tahun 2015 untuk bisa mendapatkan bantuan kematian, padahal yang bersangkutan meninggal pada tahun 2014.

"Tahun 2014 lalu kuota dana bantuan kematian sudah habis pada bulan November. Tapi bukan berarti mereka yang tidak kebagian dana bisa diklaimkan tahun berikutnya," ucap Teguh.

Dijelaskan Teguh, untuk tahun 2015 ini Pemkot Batu mengalokasikan dana bantuan kematian mencapai Rp 1 miliar untuk 1.000 warga kurang mampu yang meninggal dunia.
Dana bantuan kematian tersebut diberikan masing-masing Rp 1 juta untuk satu orang. Dan hingga sekarang ini sudah ada sekitar 204 orang yang telah mendapatkan dana bantuan kematian dari sekitar 450 usulan.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved