Selasa, 7 April 2026

SNMPTN 2015

ITS, Unair, dan UTM Tak Batasi Kuota Bidik Misi

Tiga PTN yakni ITS, Unair, dan Universitas Trunojoyo, Madura tahun ini tidak mematok kuota bagi mahasiswa bidik misi.

Penulis: Musahadah | Editor: Parmin

SURYA.co.id | SURABAYA - Tiga PTN yakni ITS, Unair, dan Universitas Trunojoyo, Madura tahun ini tidak mematok kuota bagi mahasiswa bidik misi.

Wakil Rektor 1 Unair Prof Achmad Syarani memastikan, pihaknya siap menerima berapapun mahasiswa program bidik misi, asalkan lolos seleksi.

Dihapusnya kuota mahasiswa bidik misi karena sampai saat ini pihaknya tidak bisa memenuhi kuota yang ditetapkan pemerintah.

”Dua tahun lalu kami mendapat kuota 900 mahasiswa, ternyata hanya bisa terpenuhi 700. Karena itu sekarang tidak ada kuota lagi. Siapa yang lolos seleksi bisa masuk, berapapun,”tegas akadmisi asal Balikpapan, Kalimantan Timur.

Meski tanpa kuota, Syahrani menjamin mahasiswa bidik misi tetap akan memenuhi semua program studi di Unair, tidak terkeculai prodi favorit seperti pendidikan dokter dan farmasi.

Sementara itu, bagi ITS, penghapusan kuota bidik misi tidak mengurangi kesempatan mahasiswa tidak mampu untuk kuliah di kampus teknologi terbesar di Jatim.

Humas SNMPTN dari ITS Bekti Cahyo Hidayanto mengungkapkan, sebelum kuota bidik misi dihapus, pihaknya selalu memenuhi kuota karena selain bisa mengisi jalur SNMPTN, pendaftar bidik misi juga diikutikan di SBMPTN dan jalur mandiri.

”Kalau sekarang mesi tidaka da kuota, kami tetap membuka mahasiswa bidik misi,”tegasnya.

Sedang di Universitas Trunojoyo Madura, penghapusan kuota bidik misi justru akan membuka kesempatan mahasiswa bidik misi kuliah di kampus ini.

”Tahun 2014 saja mahasiswa bidik misi yang masuk ke kami mencapai 1.300 mahasiswa. Jumlah ini terbanyak di Jatim,”tegas Suci Suryani, Kepala Humas UTM.

Bagi siswa yang ingin masuk melalui jalur bidik misi lebih dulu harus didaftarkan sekolah ke http:// bidikmisi.dikti.go.id/sekolah/.

Setelah lolos verifikasi dan mendapat nomor pendaftaran dan kode akses, selanjutnya siswa mendaftar di laman http://bidikmisi.dikti.go.id/siswa/login dan menyelesaikan semua tahapan yang diminta di dalam sistem pendaftaran.

Siswa yang sudah menyelesaikan pendaftaran bidikmisi mendaftar seleksi nasional (SNMPTN), SBMPTN atau mandiri sesuai ketentuannya.

”Tahun ini secara nasional disediakan 60.000 kuota untuk peserta program bidik misi,”tukas Syahrani.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved